Pakar Hukum Ajak LSM dan Pers Sama-Sama Melawan Mafia Hukum

- Senin, 6 Juni 2022 | 20:01 WIB
Pakar Hukum Ajak LSM dan Pers Sama-Sama Melawan Mafia Hukum
Pakar Hukum Ajak LSM dan Pers Sama-Sama Melawan Mafia Hukum

HARIAN HALUAN – Mafia hukum yang 'koruptif' harus dilawan bersama-sama dengan sinergi antara masyarakat umum, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan pers.

Hal itu disampaikan pakar hukum Prof Denny Indrayana dalam webinar bersama awak media pada Senin, 6 Juni 2022.

Ia menjelaskan hal tersebut dilakukan karena pada umumnya para mafia hukum dan oligarki yang koruptif menyiapkan jaringan di kalangan oknum aparat penegak hukum.

Baca Juga: Bryan Yoga Kusuma Dianiaya Dua Oknum Polisi di Parkiran Holywings DIY, Kapolda: Akan Kita Proses Secara Hukum!

"Ada kasus yang sangat aneh dan sudah telanjang (terbuka, red.), bagaimana KPK memproses kasus korupsi suap-menyuap terkait pajak. Penerimanya sudah jelas menerima uang, tapi perusahaan maupun nama yang disebutkan sebagai penyuap tidak jadi tersangka, jadi saksi pun tidak. Luar biasa, ada kasus suap menyuap, penerima suapnya dihukum, sedangkan pemberi suapnya sama sekali tidak tersentuh hukum," kata Denny.

Menurut mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tersebut, berdasarkan kasus itu dapat diperkirakan jaringan oligarki koruptif tersebut sudah luas, sehingga jika hal ini terus dibiarkan maka sistem hukum di Indonesia akan rusak.

"Melawan oligarki bukan perkara sepele, karena pada umumnya para oligarki korultif memiliki kekuatan untuk memengaruhi aparat penegak hukum atau para pengambil keputusan di dalam sistem pemerintahan dan biasanya mereka bukan hanya mengkontaminasi aparat penegak hukum, namun juga mengkontaminasi pengambil keputusan dan para elit termasuk mendukung partai demi mendapatkan perlindungan birokrasi pemerintahan," ujarnya Denny.

Baca Juga: Inilah Hukum bagi Orang yang Tidak Bayar Zakat

Menurutnya, upaya tersebut tidak sulit bagi para oligarki koruptif, terlebih sebagian di antaranya berkepentingan untuk memenangkan pemilihan umum dan daerah.

Halaman:

Editor: Ade Suhendra

Tags

Terkini

Pelaku Pembunuhan Guru TK Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 12 Agustus 2022 | 16:34 WIB
X