Bapas Kelas II Bukittinggi Dampingi Proses Diversi pada 29 Kasus Lakalantas Anak

- Rabu, 8 Juni 2022 | 16:15 WIB
Salah satu proses diversi kasus Lakalantas Anak di tingkat Kepolisian yang dimediasi oleh Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Bukittinggi.
Salah satu proses diversi kasus Lakalantas Anak di tingkat Kepolisian yang dimediasi oleh Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Bukittinggi.

 HARIAN HALUAN – Selama dua tahun terakhir Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Bukittinggi telah melaksanakan 29 pendampingan dalam proses diversi kasus Kecelakaan Lalu lintas dengan pelaku anak.

Diversi merupakan salah satu bentuk keadilan restoratif berupa penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana, sangat mengakomodir kepentingan anak.

Kepala Bapas Bukittinggi Elfiandi mengungkapkan, sejak Januari 2020 hingga akhir Desember 2021, Bapas Bukittinggi telah melaksanakan pendampingan diversi untuk 29 anak pada tingkat Kepolisian.

Baca Juga: Tanggul Drainase Jebol, Belasan Rumah di Bukittinggi Porak-Poranda Dilanda Banjir

“Alhamdulillah, dari 29 kasus  Lakalantas (kecelakaan lalu lintas) tersebut berakhir dengan kesepakatan damai dan anak dikembalikan ke orang tua. Dalam tahun 2022 ini, hingga Juni telah dilakukan pendampingan klien anak sebagai pelaku pelanggaran lalu lintas sebanyak 5 kasus," jelas Elfiandi di Bukittinggi, Rabu, 8 Juni 2022.

Elfiandi didampingi Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Muda Bapas Bukittinggi Indra menjelaskan, pelanggaran UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Angkutan Darat  merupakan salah satu perkara yang sering terjadi di wilayah kerja Bapas Bukittinggi yang diselesaikan melalui mekanisme diversi.

Dikatakan Indra, pendampingan Diversi yang dilaksanakan Bapas Bukittinggi terakhir, pada 07 Oktober 2022  juga menyangkut kasus Lakalantas.

 "Saya dan dua PK Muda lainnya mewakili Bapas Bukittinggi bertindak sebagai wakil fasilitator dalam sidang diversi bersama Petugas Satlantas Polres Pasaman untuk 3 orang anak," beber Indra.

Baca Juga: Kapolres Dody Pimpin Upacara Sertijab Tiga Perwira Baru di Wilkum Polres Bukittinggi

Dalam proses diversi tersebut, menurut Elfiandi pihak pelaku yaitu anak didampingi orang tua, ahli waris korban dan para pihak terkait seperti Wali Jorong/Nagari serta perwakilan sekolah anak.

Halaman:

Editor: Rahma Livia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gubernur Sumbar Bagi-bagi Bendera Merah Putih

Senin, 8 Agustus 2022 | 18:05 WIB
X