Angka Perceraian Indonesia Tertinggi di Asia Afrika, Ini Tujuh Problema Penyebabnya

- Jumat, 17 Juni 2022 | 21:56 WIB
Angka Perceraian Indonesia Tertinggi di Asia Afrika, Ini Tujuh Problema Penyebabnya
Angka Perceraian Indonesia Tertinggi di Asia Afrika, Ini Tujuh Problema Penyebabnya

HARIAN HALUAN - Angka perceraian di Indonesia masih tertinggi di Asia Afrika yaitu sekitar 28 persen dari angka perkawinan. 

Hal ini diungkap oleh Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah diwakili Kasubdit Bina Keluarga Sakinah, Agus Suryo Suripto, dimana dikatakannya hal tersebut tanggungjawab bersama untuk mengurai permasalahan tersebut.

"Faktor paling tinggi penyebab perceraian itu masalah ekonomi dan Indonesia sedang menghadapi empat permasalahan besar terkait keluarga yaitu masalah nikah kawin anak, dimana ini masih sangat masif di Indonesia, ada sekitar 4 persen dari total jumlah pernikahan dari 1 juta lebih," ujarnya saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitator Bimwin Calon Pengantin, Rabu 15 Juni 2022 lalu.

Baca Juga: Didi Mahardika Terciduk Kencan dengan Cita Citata, Cerai dari Rosmanizar?

Ia menjelaskan masalah kedua adalah stunting yaitu anak-anak yang menikah di usia yang belum dewasa beresiko sekali melahirkan anak anak yang stunting dan masalah ketiga yaitu kemiskinan ekstrim.

"Orang miskin berupaya untuk menghilangkan kemiskinan dengan mengurangi tanggungjawab ekonomi keluarga dengan cara menikahkan anaknya sedini mungkin sehingga tanggungjawabnya berkurang," katanya didampingi Subkoordinator Kepenghuluan dan Fasilitasi FBKS, Syafalmart yang bertindak sebagai moderator. 

Terakhir ditambahkannya yaitu angka perceraian di Indonesia, bahkan tertinggi di Asia Afrika mencapai 28 persen dari peristiwa nikah. 

Baca Juga: Cerai dengan Suami Bule Turki, Rohimah Banting Setir Jualan Rendang

"Tahun 2010 angka perceraian masih sangat rendah sekitar 4 sampai 6 persen itupun cerai talak dimana pihak suami yang mengajukan perceraian dan tahun 2013 sejak pemerintah mengeluarkan sertifikasi, kasus perceraian meningkat dengan kondisi perempuan sudah merasa mampu mengurus dirinya sendiri sehingga 93 persen diantaranya cerai gugat, diajukan oleh istri," ujarnya.

Halaman:

Editor: Ade Suhendra

Tags

Terkini

BPKB Dishub Kota Pariaman Terapkan Pembayaran Online

Jumat, 12 Agustus 2022 | 21:13 WIB
X