Muhammad Lutfi Dipanggil Kejagung Soal Korupsi Minyak Goreng, Kekayaannya 3 Kali Lipat dari Jokowi

- Rabu, 22 Juni 2022 | 15:04 WIB
Mendag Muhammad Lutfi bersama Wapres Ma'ruf Amin
Mendag Muhammad Lutfi bersama Wapres Ma'ruf Amin

Harian Haluan - Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi hari ini dipanggil oleh tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung). Pemanggilan ini berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi minyak goreng.

Sebelumnya penyidik telah menetapkan 5 orang tersangka dalam kasus ini. Bagi M Lutfi, statusnya masih sebagai saksi perihal minyak goreng.

Untuk diketahui, Muhammad Lutfi merupakan Menteri Perdagangan pada kabinet Indonesia Maju selama periode 23 Desember 2020 – 15 Juni 2022. Ia menggantikan Agus Suparmanto, tercatat Lutfi memiliki harta kekayaan yang mencapai Rp 235.519.453.179 atau sekitar Rp235 miliar.

Baca Juga: Mantan Mendag M Lutfi Diperiksa Kejaksaan Terkait Kasus Minyak Goreng

Menukil dari Tempo, Harta kekayaan Lutfi tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelengara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Maret 2022. Angka itu tiga kali lipat dari milik Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang hanya Rp 71,4 miliar.

Harta kekayaan Lutfi di antaranya tersebar berupa rumah dan bangunan di beberapa tempat. Pertama, tanah dan bangunan atas hasil sendiri seluas 1.032 meter persegi/713 meter persegi di bilangan Jakarta Selatan dengan nilai Rp 51,6 miliar.

Kedua, tanah dan bangunan warisan seluas 403 meter persegi/308 meter persegi di bilangan Jakarta Selatan senilai Rp 4 miliar. Berikutnya ada tanah dan bangunan seluas 990 meter persegi/618 meter persegi di bilangan Jakarta Selatan senilai Rp 25,75 miliar.

Kemudian, tiga buah tanah dan bangunan di bilangan Jakarta Selatan dengan masing masing luas 167 meter persegi/105 meter persegi atau setara dengan Rp 3,3 miliar), 324 meter persegi/160 meter persegi dengan nilai Rp 8,1 miliar, dan 45 meter persegi/45 meter persegi senilai Rp 700 juta.

Tidak hanya di Jakarta, Muhammad Lufi juga memiliki tanah bangunan di wilayah Depok dengan luas 294 meter persegi/210 meter persegi senilai Rp 588 juta. Dua bidang tanah dan bangunan di wilayah Bogor dengan luas yang sama yaitu 35 meter persegi/35 meter persegi senilai Rp 450 juta.

Halaman:

Editor: Adhi Widharta

Sumber: Tempo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hasil Tangkapan Ikan di Pariaman Masih Fluktuatif

Sabtu, 24 September 2022 | 12:54 WIB

Menjaga Kesehatan Tubuh dengan Mandi Air Hangat

Sabtu, 24 September 2022 | 11:11 WIB

Andre Rosiade Dorong Penurunan Margin Pembiayaan Syariah

Jumat, 23 September 2022 | 15:49 WIB
X