Tegas! SPBU di Serang Ditutup Karena Ketahuan Curangi Takaran BBM

- Jumat, 24 Juni 2022 | 14:51 WIB
ilustrasi pekerja SPBU
ilustrasi pekerja SPBU

Jakarta, HarianHaluan.com – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beroperasi di wilayah Serang Banten resmi ditutup karena terbukti melakukan kecurangan.

Pertamina Patra Niaga Subholding Regional Jawa Bagian Barat memberikan sanksi penutupan selama 6 bulan terhadap SPBU berkode 3442117 tersebut

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh, Area Manager Communication, Relation & CSR Regional Jawa Bagian Barat Eko Kristiawan

Ia mengatakan sanksi tersebut terkait terungkapnya kasus penyalahgunaan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pihak kepolisian setempat.

Baca Juga: Sultan Dorong Pemerintah Bangun SPBU Khusus Pertanian di Daerah


"Kami tidak akan mentolerir jika ada oknum SPBU yang melakukan tindakan kecurangan seperti ini, karena ini sangat merugikan masyarakat. Maka sanksi yang diberikan pun tidak segan-segan yakni berupa penutupan SPBU itu selama enam bulan," katanya dikutip dari Antara, Jumat (24/6/2022).

Ia mengungkapkan kegiatan penjualan BBM berjenis Pertalite, Pertamax, Pertamina Dex, Dexlite, dan Solar ini dilakukan oleh oknum petugas SPBU dengan cara melakukan pengaturan pada mesin dispenser yang sudah dimodifikasi dengan menggunakan alat berupa remote control.

"Adapun SPBU terdekat dari SPBU 3442117 Gorda Kibin adalah SPBU 3442120 yang berjarak sekitar 4.5 km dan SPBU 3442102 yang berjarak sekitar 5 km," tuturnya.

Baca Juga: Ketua DPD RI Dukung Solusi Pemerintah Bangun SPBU Khusus Nelayan

Terakhir, Ia juga mengapresiasi pihak Kepolisian karena telah mengusut dan menyelidiki permasalahan ini.

Kedepannya,  Pertamina Patra Niaga selaku operator mendukung sepenuh upaya kepolisian dalam mengawal dan mengawasi jalannya pendistribusian BBM bersubsidi tersebut.

“Kami mengapresiasi serta mendukung penuh tim Polda Banten yang telah melakukan penindakan terhadap kejadian ini, sehingga BBM khususnya subsidi bisa tersalurkan dengan baik dan semestinya kepada masyarakat yang berhak." tambahnya.

Editor: Alfitra Akbar

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X