Jadi Tuan Rumah Ajang ASA 2022, Indonesia Melalui KKP Promosikan Budidaya Udang Berkelanjutan

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 07:41 WIB
Jadi Tuan Rumah Ajang ASA 2022, Indonesia Melalui KKP Promosikan Budidaya Udang Berkelanjutan
Jadi Tuan Rumah Ajang ASA 2022, Indonesia Melalui KKP Promosikan Budidaya Udang Berkelanjutan

HARIAN HALUAN – Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendapat kehormatan menjadi tuan rumah 12th Meeting of ASEAN Shrimp Alliance (ASA) tahun 2022 yang diselenggarakan secara virtual 20 Juni 2022. 

Pertemuan ini diadakan sebagai forum pertukaran informasi membahas isu mengenai perkembangan industri budidaya udang global yang meliputi teknologi, penyakit, standardisasi, sistem sertifikasi, dan perdagangan serta isu permasalahan lain terkait pengembangan produk udang di negara-negara ASEAN.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Tb Haeru Rahayu atau yang biasa disapa Tebe menyatakan bahwa pertemuan multilateral seperti ASA menjadi agenda penting dalam pengembangan perikanan budidaya, terlebih komoditas udang yang telah menjadi andalan Indonesia sebagai salah satu tulang punggung perekonomian nasional. 

Baca Juga: KKP Tingkatkan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan

"Kami percaya pertemuan ASA ke-12 ini dapat berperan untuk mempromosikan pengelolaan dan pengembangan akuakultur yang berkelanjutan dan bertanggung jawab di kawasan ASEAN," katanya.

Ia menjelaskan bahwa sektor perikanan dinilai sebagai sektor potensial untuk pemulihan dari tantangan yang dihadapi oleh dunia terkait pandemi Covid-19 dan tantangan tersebut perlu untuk diubah menjadi peluang untuk menetapkan sektor akuakultur, khususnya industri udang agar dapat ditingkatkan guna memenuhi target yang telah ditetapkan dalam program terobosan KKP.

"KKP telah menyiapkan rencana pengembangan budidaya perikanan dalam dua program terobosan, yaitu pengembangan perikanan budidaya dengan komoditas yang berorientasi ekspor dengan komoditas yang akan dikembangkan antara lain udang, lobster, kepiting, dan rumput laut, dan pengembangan kampung perikanan budidaya berbasis kearifan lokal dengan komoditas unggulan di pedalaman/air tawar, di pesisir/air payau, dan di laut," ujar Tebe.

Baca Juga: Dorong Pemberdayaan Perempuan, KKP-APEC Gelar Workshop Pemanfaatan Limbah Perikanan

Ia juga menambahkan bahwa peran penting sektor perikanan budidaya hingga ke level global membuat Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan sektor ini melalui pendekatan ekonomi biru yang memperhatikan keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan ekologi yang mengarah kepada pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat.

Halaman:

Editor: Ade Suhendra

Tags

Terkini

X