Menteri Trenggono Genjot Ekspor Produk Perikanan ke Tiongkok

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 08:07 WIB
Menteri Trenggono Genjot Ekspor Produk Perikanan ke Tiongkok
Menteri Trenggono Genjot Ekspor Produk Perikanan ke Tiongkok

HARIAN HALUAN - Kementerian Kelautan dan Perikanan terus menggenjot nilai ekspor produk perikanan ke Tiongkok untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional dengan melakukan penguatan kerja sama bilateral serta meningkatkan kualitas mutu dan keamanan produk perikanan sehingga memiliki daya saing tinggi di pasar global.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memaparkan, Indonesia dan Tiongkok telah menandatangani nota kesepahaman baru tentang kerja sama maritim dan sepakat untuk memperkaya, memperluas dan meningkatkan mekanisme kerja sama maritim yang saling menguntungkan.

"Indonesia dan Tiongkok juga telah menandatangani nota kesepahaman tentang jaminan keamanan dalam impor dan ekspor produk akuatik dan saya yakin dengan terwujudnya platform ini secara bilateral akan mendorong ekspor hasil perikanan yang lancar dengan kerjasama ekonomi yang mengusung keberlanjutan sumber daya ikan," ujar Menteri Trenggono dalam Forum Kemitraan Bisnis Indonesia - Tiongkok yang digelar oleh Kemenko Marves di Jakarta, Rabu 23 Juni 2022 kemarin.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Kampung Reforma Agraria di Buleleng, Inilah Strategi Kementerian Kelautan dan Perikanan

Ia menjelaskan Tiongkok termasuk mitra dagang utama sektor kelautan dan perikanan Indonesia di kawasan Asia serta ekspor produk perikanan Indonesia ke Negeri Tirai Bambu dalam kurun waktu 5 tahun terakhir menunjukkan tren positif, yakni meningkat dari USD 477 juta pada 2017 menjadi USD 890 juta pada 2021.

"Sedangkan dalam skala global, volume dan nilai ekspor hasil perikanan Indonesia ke pasar internasional meningkat masing-masing 2,5% dan 5,80% per tahun serta pertumbuhan ini sebagian besar disumbang oleh lima komoditas utama yaitu udang (34,83%), tuna (15,14%), cumi (11,27), kepiting (7,97%) dan rumput laut (6,58%)," ujarnya.

Menteri Trenggono juga memastikan, target peningkatan ekspor ini tetap mengutamakan kebutuhan dalam negeri. Di samping itu, pengelolaan sistem perikanan tangkap maupun budidaya mengutamakan keberlanjutan ekosistem sesuai prinsip ekonomi biru.

Baca Juga: KKP Latih 95 Pegawai menjadi Benteng Penjaga Sumber Daya Kelautan dan Perikanan

"Untuk memastikan perikanan yang berkelanjutan, dan mendukung ekspor produk perikanan KKP menerapkan kebijakan penangkapan ikan berbasis kuota penangkapan. Wilayah dan kuota khusus akan dialokasikan untuk komunitas nelayan lokal dan tradisional serta hal ini akan menempatkan masyarakat sebagai salah satu penerima manfaat utama dari ekonomi perikanan dan kelautan," katanya.

Halaman:

Editor: Ade Suhendra

Tags

Terkini

KKP Akan Gelar Semarak HUT RI ke-77 di Sumbar

Selasa, 16 Agustus 2022 | 08:08 WIB
X