Hadiri UNOC 2022, Menteri Trenggono Akan Paparkan Strategi Ekonomi Biru Indonesia

- Minggu, 26 Juni 2022 | 17:21 WIB
Hadiri UNOC 2022, Menteri Trenggono Akan Paparkan Strategi Ekonomi Biru Indonesia
Hadiri UNOC 2022, Menteri Trenggono Akan Paparkan Strategi Ekonomi Biru Indonesia

HARIAN HALUAN - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono akan memaparkan capaian dan strategi pemerintah Indonesia dalam mengelola laut secara berkelanjutan sesuai prinsip ekonomi biru, pada konferensi kelautan dunia The 2nd UN Oceans Conference (UNOC). 

Acara yang digagas oleh PBB tersebut akan berlangsung di Lisbon, Portugal pada 27 Juni sampai 1 Juli 2022.

Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Doni Ismanto mengatakan Trenggono">Menteri Trenggono akan menjadi salah satu pembicara di ajang internasional itu mewakili pemerintah Indonesia.

Baca Juga: Rasakan Dampak Program Reforma Agraria KKP, Ini Kata Nelayan Desa Sumberklampok di Bali

"Di ajang itu Pak Menteri akan memaparkan program-progam yang telah dan akan dilakukan untuk mendukung laut tetap sehat sesuai prinsip ekonomi biru, seperti penangkapan ikan terukur, Bulan Cinta Laut, maritime surveillance, program konservasi yang kaitannya dengan karbon biru, hingga program budidaya berkelanjutan," ujar Doni dalam siaran resmi KKP, Minggu 26 Juni 2022.

Ia menjelaskan PBB kembali menggelar UN Oceans Conference setelah lima tahun sebelumnya berlangsung di New York, Amerika Serikat dan kali ini tema besarnya Scaling up Ocean Action Based on Science and Innovation for the Implementation of Goal 14: Stocktaking, Partnerships and Solutions.

"Melalui tema tersebut, peserta konferensi didorong untuk menghasilkan solusi inovatif berbasis sains yang sangat dibutuhkan dunia yang bertujuan untuk memulai babak baru aksi secara global," katanya.

Baca Juga: Pasarkan Produk ke Mancanegara, KKP Gerakkan UMKM Go Digital, Go Global

Ia menjelaskan solusi yang dimaksud mencakup tata kelola laut secara berkelanjutan melibatkan teknologi ramah lingkungan dan penggunaan sumber daya laut secara inovatif dan solusi atas ancaman kesehatan, ekologi, dan ekonomi dari tingginya tingkat pengasaman, sampah dan polusi laut, aktivitas penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan dan tidak diatur (IUUF), serta hilangnya habitat dan keanekaragaman hayati.

Halaman:

Editor: Ade Suhendra

Tags

Terkini

KKP Abadikan Keindahan Bawah Laut Mandeh

Jumat, 19 Agustus 2022 | 15:49 WIB
X