PKM Dosen Politeknik ATI Padang Berikan Mesin Pengurai Sabut Kelapa untuk Hasilkan Aneka Produk

- Senin, 27 Juni 2022 | 15:44 WIB
Tim PKM Dosen Prodi Politeknik ATI Padang
Tim PKM Dosen Prodi Politeknik ATI Padang


Limbah kelapa muda termasuk salah satu sampah organik. Sampah organik dapat dikelola lebih lanjut untuk menghasilkan barang-barang yang mempunyai nilai seni dan nilai jual yang tinggi.

Oleh : Tim PKM Dosen Prodi Politeknik ATI Padang


Limbah ini banyak terdapat di Kenagarian Sungai Buluah Selatan, kecamatan Batang Anai, kabupaten Padang Pariaman dan sekaligus merupakan tempat pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan tim dosen Politeknik ATI Padang.

Melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini kita memberikan pelatihan kepada warga masyarakat yang terdiri dari ibu-ibu, remaja, pemuda dan tokoh masyarakat selaku pelaku UMKM Karya Bersama dalam mengelola limbah sabut kelapa muda menjadi produk bernilai ekonomis. Tim PKM dosen yang diketuai oleh Bapak Candrianto, ST.M.Pd, dengan anggota Isra Mouludi, S.Kom, M.Kom, Miratul Hasni, SH.M.Pd, Erwinsyah Sipahutar, MT dan Nurike Oktavia, ST, MT.

Candrianto menjelaskan bahwa kelapa merupakan tanaman yang terluas di Kabupaten Padang Pariaman, mempunyai mutu terbaik dibandingkan daerah lainnya dengan ditandai masih mendominasi di pasar-pasar baik dalam daerah maupun luar daerah.

Pemasaran luar daerah yang lebih dominan adalah Pekan Baru dan Jambi dengan kapasitas jual lebih 10.000 buah perhari.

Luas kawasan produksi Padang Pariaman 34.722.00 Ha dengan Jumlah Produksi 512,7 ton/tahun dengan harga produksi Rp 800,-/buah. Dengan banyaknya kelapa ini termasuk kelapa muda maka beberapa peluang usaha yang dapat dilakukan masyarakat seperti berjualan kelapa muda.

Permasalahan yang timbul dengan adanya usaha kelapa muda adalah banyaknya limbah kelapa muda yang bertumpuk di tempat usaha dan dibuang begitu saja sehingga mencemari lingkungan dan membuat lingkungan menjadi kotor daan tidak bersih.

Untuk mengatasi limbah sabut kelapa muda ini perlu dikelola dengan baik, salah satunya dengan membuat aneka produk bernilai ekonomis melalui program Pendidikan, pelatihan dan bimbingan.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Penulis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KKP Abadikan Keindahan Bawah Laut Mandeh

Jumat, 19 Agustus 2022 | 15:49 WIB
X