Mau Ngemall Hingga Bepergian? Simak Dulu Aturan Lengkap PPKM Level 2 Berikut

- Rabu, 6 Juli 2022 | 12:37 WIB
Ilustrasi PPKM (Istimewa)
Ilustrasi PPKM (Istimewa)

Jakarta, HarianHaluan.com - Pemerintah resmi memperpanjang status PPKM untuk wilayah Jawa Bali dan luar Jawa Bali mulai hari ini hingga 1 Agustus 2022.

Khusus bagi wilayah Jawa-Bali, sebanyak 14 daerah termasuk Jabodetabek, kembali ke PPKM level 2.

Sebagai informasi, perpanjangan PPKM Jawa Bali ini berdasarkan Inmendagri Nomor 33 Tahun 2022 dan PPKM luar Jawa Bali berdasarkan Inmendagri Nomor 34 Tahun 2022. Kedua Inmendagri itu akan berlaku mulai 5 Juli sampai 1 Agustus 2022.

Baca Juga: Catat, PPKM Jabodetabek Kembali Naik ke Level 2 Imbas Lonjakan Kasus Covid

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Bina Adwil yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua III Satgas Penanganan COVID-19 Nasional Safrizal mengungkap ada perubahan level PPKM di beberapa daerah, khususnya Jawa Bali. Dia menyebut ada 14 daerah yang kembali ke status PPKM level 2.

"Akhir-akhir ini kita melihat adanya peningkatan kasus COVID-19 dikarenakan adanya penyebaran varian BA.4 dan BA.5. Beberapa daerah terpaksa harus dinaikkan menjadi Level 2 yaitu Provinsi DKI Jakarta, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Sorong," kata Safrizal seperti dalam keterangannya, Selasa (5/7/2022).

Dilansir dari web Detik.com, berikut aturan PPKM level 2 Jakarta lengkap seperti dikutip dari salinan Inmendagri, Selasa (5/7/2022).

Sekolah PTM/PJJ

Pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh. Hal ini disesuaikan dengan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 01/KB/2022, Nomor 408 Tahun 2022, Nomor HK.01.08/ MENKES/ 1140/ 2022, Nomor 420-1026 Tahun 2022 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19)

Halaman:

Editor: Alfitra Akbar

Sumber: detik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X