Kekerasan Terhadap Anak di Solok Selatan Didominasi Perkara Asusila

- Minggu, 31 Juli 2022 | 14:40 WIB
Ilustrasi Kekerasan terhadap anak (Pixabay/Counselling)
Ilustrasi Kekerasan terhadap anak (Pixabay/Counselling)

HARIAN HALUAN - Perkara yang melibatkan anak dibawah umur sebagai korban maupun pelaku kekerasan terhadap anak di Kabupaten Solok Selatan (Solsel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang sampai ke ranah hukum atau penuntutan pengadilan di dominasi kasus asusila.

Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kasi Pidum Kejari) Solsel, Hironimus Tafonao, Minggu, 31 Juli 2022.

"Perkara yang melibatkan anak sebagai korban dan pelaku kekerasan sejak Januari- Juli 2022 sampai ke tahap penuntutan ada 8 perkara," ujarnya.

Baca Juga: Upaya Pengentasan Kekerasan Terhadap Anak, DPRD Solok Selatan Bahas Ranperda KLA

Pihaknya merinci bahwa anak yang menjadi pelaku sebanyak 11 orang dan anak sebagai korban sebanyak 5 orang.

"Diantaranya, 6 kasus asusila dan masing-masing satu perkara narkotika dan pencurian," lanjut Hironimus.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Solsel AKP Dwi Purwanto melalui Kanit PPA, Aipda Deni Rahmat menyatakan bahwa pada umumnya kasus asusila atau cabul terhadap anak dibawah umur dilakukan orang dekat, seperti tetangga, teman maupun anggota keluarga.

Baca Juga: Pengakuan Seorang PNS Ditipu OTK! Modus Mutasi Jabatan, Uang Lenyap Jutaan Rupiah di Solok Selatan

"Motivasi pelaku dikarenakan nafsu dan korban di iming-imingi berbagai hal," paparnya.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

X