Pembangunan Shelter Kereta Api Pasar Alai Padang Dimulai

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 17:46 WIB
Wali Kota Padang Hendri Septa didapuk meletakkan batu pertama tanda dimulainya secara resmi pembangunan Shelter (Stasiun Kecil) Perkeretaapian Pasar Alai, Kamis, 4 Agustus 2022.
Wali Kota Padang Hendri Septa didapuk meletakkan batu pertama tanda dimulainya secara resmi pembangunan Shelter (Stasiun Kecil) Perkeretaapian Pasar Alai, Kamis, 4 Agustus 2022.

"Sirine tersebut diharapkan membuat masyarakat menjadi berhati-hati ketika akan melintasi rel kereta api. Hal ini sangat penting demi keselamatan kita semua, karena saat ini memang cukup banyak perlintasan kereta api di Padang yang dilalui masyarakat belum memiliki palang pintu perlintasan.

"Alhamdulillah, sekali lagi kita menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumbar Bagian Barat serta Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan yang telah menghadirkan hal yang sangat penting ini. Semoga akan ada lagi upaya dan hal positif selanjutnya," tutur Wali Kota Padang gembira.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumatera Bagian Barat Supandi menyebutkan, pada tahun 2022 pihaknya tengah melakukan berbagai macam kegiatan peningkatan dari lintas kereta api jalur Padang-Pariaman.

Salah satu kegiatan yang dilakukan antara lain revitalisasi beberapa stasiun kecil antara lain Stasiun Pasar Alai, Air Tawar, Lubuk Buaya dan Stasiun Cimparuh di Pariaman.

"Kami berharap dengan adanya revitalisasi ini maka kondisi stasiun semakin baik dan memenuhi standar pelayanan minimal penumpang kereta api sesuai regulasi yang berlaku. Begitu juga semoga menarik minat masyarakat menggunakan moda kereta api," sebutnya.

Ia menambahkan, selain meningkatkan pelayanan angkutan kereta api, pihaknya juga akan melakukan penataan perlintasan di sepanjang jalur Padang-Pariaman. Dari sekitar 388 titik perlintasan akan ditutup sebanyak 245.

"Untuk penataan perlintasan tersebut kita lakukan berupa sterilisasi atau pemagaran, pemasangan patok besi, pagar ornamen hingga pembangunan pintu perlintasan. Selain itu kita juga melakukan hal baru yakni pemasangan EWS (Early Warning System) di 38 titik perlintasan. EWS ini merupakan 'pilot project' pertama di lingkungan Ditjen Perkeretapian dengan menyajikan fasilitas sensor yang dipasang di sekitar perlintasan. Saat kereta api melintas alat itu secara otomatis akan berbunyi sebagai pemberi peringatan bagi warga yang akan melintas," jelasnya.

Dalam kesempatan itu hadir mendampingi Wali Kota Padang yakni Sekdako Andree Algamar bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Edi Hasymi, Kepala Dinas Perhubungan Yudi Indra Sani serta Kasat Pol PP Mursalim, Kepala Dinas PUPR Tri Hadyanto, Kepala Dispora Afriadi, Kabag Prokopim Amrizal Rengganis dan Camat Padang Utara Pagara Anas. (*)

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Humas Kota Padang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Andre Rosiade Bantu Korban Kebakaran di Tabing, Padang

Selasa, 22 November 2022 | 11:55 WIB
X