Titik Terang Kasus Kematian Brigadir J Mulai Terlihat

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 19:52 WIB
Kasus Kematian Brigadir J Memasuki Babak Baru, Bharada E Ditetapkan Jadi Tersangka
Kasus Kematian Brigadir J Memasuki Babak Baru, Bharada E Ditetapkan Jadi Tersangka


Harian Haluan - Titik terang soal kematian Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, sedikit demi sedikit mulai mulai dikuak oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Kematian Brigadir J disebut disebabkan tertembak pada peristiwa baku tembak dengan sesama anggota kepolisian yang bertugas di Divisi Profesi dan Pengamanan pada 8 Juli 2022 sekira pukul 17.00 WIB.

Kasus tersebut pada saat ini sedang diusut oleh pihak kepolisian yang telah menetapkan Bharada E sebagai tersangka kasus tersebut. Meskipun Bharada E telah ditetapkan sebagai tersangka, tetapi kasus penembakan yang menyebabkan kematian Brigadir J hingga saat ini masih menjadi teka-teki.

Baca Juga: Crime Investigation Polri di Kasus Brigadir J Dapat Apresiasi

Musababnya, bukti-bukti dan pernyataan lain terus bermunculan seperti senjata yang digunakan, pangkata Bharada E, hingga kemampuan tersangka dalam menembak. Dari misteri tersebut, Komnas HAM menyebutkan jika pihaknya telah menemukan titik terang dalam kasus penembakan Brigadir J.

"Ini yang membuat posisi kami melihat penanganan kasus Brigadir J makin lama makin terang benderang," kata anggota Komnas HAM, Mohammad Choirul Anam.

Titik terang yang didapatkan Komnas HAM berasal dari keterangan pihak kepolisian mengenai 10 telepon seluler yang diperiksa. Selain itu, Komnas HAM mendapatkan keterangan yang berkaitan erat dengan konstrain waktu yang sejak awal didapatkan mereka saat menemui keluarga Brigadir J di Jambi.

"Itu juga terukur. Dari hasil pendalaman kami, 10 telepon seluler itu dipaksakan waktunya terkonfirmasi, termasuk substansinya juga terkonfirmasi," ujar Mohammad Choirul Anam.

Meskipun 10 telepon seluler tersebut telah diperiksa Polri, tetapi Komnas HAM memeriksa ulang satu per satu secara terperinci. Komnas HAM juga dijelaskan cara Polri mendapatkan telepon seluler tersebut dan cara mendapatkannya.

Halaman:

Editor: Adhi Widharta

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X