Pemprov Sumbar Siap Jadi Tuan Rumah Penyiaran Nasional 2023

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 13:51 WIB
Wakil Gubernur Audy Joinaldy via Zoom saat menghadiri Gerakan Literasi Sejuta Pemirsa (GLSP) yang ditabuh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Auditorium Istana Bung Hatta, Kamis, 4 Agustus 2022.
Wakil Gubernur Audy Joinaldy via Zoom saat menghadiri Gerakan Literasi Sejuta Pemirsa (GLSP) yang ditabuh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Auditorium Istana Bung Hatta, Kamis, 4 Agustus 2022.

HARIANHALUAN - Pemprov Sumbar siap menjadi tuan rumah penyiaran nasional 2023. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Audy Joinaldy via Zoom saat menghadiri Gerakan Literasi Sejuta Pemirsa (GLSP) yang ditabuh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Auditorium Istana Bung Hatta, Kamis, 4 Agustus 2022.

“Semangat menguatkan entitas lokal, juga selaras dalam semangat otonomi daerah. Hal ini menjadi kesempatan bagi penyiaran di daerah melawan dominasi informasi yang Jakarta Centris,” kata Audy Joinaldy merujuk undang-undang tentang sistem stasiun berjaringan (SSJ).

Baca Juga: Gandeng BSSN, Diskominfotik Sumbar Kenalkan Aplikasi Wazuh

Audy berharap, penyiaran daerah pada era digital harus mampu mengangkat isu lokal yang memiliki dampak global dan membawa isu global dengan dampak lokal.

Lebih jauh, Audy mengungkap, pemerintah daerah Sumatera Barat sangat memberi dukungan terhadap pengembangan bisnis penyiaran di daerah, baik lewat regulasi atau pun kebijakan afirmatif.

Baca Juga: Wagub Sumbar: Transformasi Digital Hadirkan Lebih dari 10 Ribu Pekerjaan Baru

“Salah satunya dengan mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Penyiaran di Sumatera Barat. Semoga saja Perda ini menumbuhkan industri penyiaran yang memiliki dampak secara ekonomis dan budaya, bagi masyarakat Sumatera Barat,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Ketua KPID Sumbar, Dasrul menyebut jajarannya tidak terlepas dari KPI Pusat. Ia mengaku sejak dilantik tiga bulan lalu telah intens berkomunikasi untuk mendapatkan gambaran dan acuan bagaiamana lembaga negara bekerja.

“Tupoksi KPID mengawasi lembaga penyiaran swasta untuk tetap memuat konten berbasis kearifan lokal minimal 10 persen terus kami uapayakan. Bagi KPID Sumbar, ini tantangan luar biasa. Karena itu, KPID Sumbar tidak bisa sendiri, terlebih masyarakat pendengar merupakan raja yang dilayani dalam bentuk siaran. Maka, warga Bisa memberi masukan dan tanggapan atas siaran yang diterima,” kata Dasrul mengapresiasi Pemprov Sumbar yang telah mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang disusun KPID.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Agam Permudah Pengurusan Perizinan Usaha

Rabu, 10 Agustus 2022 | 08:10 WIB
X