Kasus Kematian Brigadir J, Komnas HAM: Semua Jadi Tumbal

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:37 WIB
Ilustrasi garis polisi
Ilustrasi garis polisi

Harian Haluan - Kasus kematian Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat dinilai Komnas HAM banyak pihak yang dijadikan tumbal. Hal tersebut, dilihat dari mulai banyaknya fakta dan data yang terungkap ke publik setelah dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan baik dari Timsus ataupun Komnas HAM sendiri.

"Semua jadi tumbal persoalan ini, mustinya bisa menangkap apa yang saya maksud dengan kami concern pada fair trial," ujar Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik kepada wartawan, Kamis (11/8/2022).

Baca Juga: Ajudan dan ART Irjen Pol Ferdy Sambo Diperiksa Komnas HAM

Bahkan Taufan sudah sering menyinggung soal CCTV yang sulit diperoleh pada saat proses penyelidikan dan penyidikan.

"Karena ada langkah-langkah Obstruction of Justice, mengilangkan barang bukti, mengatur segala macam sehingga kemudian tidak terbuka apa sebetulnya yang terjadi, siapa melakukan apa dimana kapan apa barang buktinya? Tuduhan harus bisa berdasarkan barang bukti," ujarnya.

Taufan pun memastikan bahwa fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Komnas HAM dalam kasus ini, akan dapat dilihat dari hasil akhir penyelidikan dan pengumpulan barang bukti lainnya dari kasus pembunuhan Brigadir J.

Baca Juga: Motif Pembunuhan Brigadir J yang Diotaki Ferdy Sambo Akan Dibuka di Persidangan

"Sehingga nanti hasil akhirnya di pengadilan mendapatkan vonis yang sebenar-benarnya, yang melakukan tindakan A dihukum setimpal dengan kesalahannya, yang tidak terlibat jangan dihukum," tegasnya.

 

Halaman:

Editor: Adhi Widharta

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lucyanel Genius Sampangi PAUD Al Iqra Kota Pariaman

Kamis, 29 September 2022 | 22:22 WIB

483 Ekor Sapi di Pariaman Sudah Divaksin PMK

Kamis, 29 September 2022 | 15:37 WIB
X