Pengendalian Inflasi, Pemerintah harus Menurunkan Harga Sampai ke Ambang Batas Wajar

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:33 WIB
Pangan di Pasar Raya Padang, (Harianhaluan.com/Jefrimon)
Pangan di Pasar Raya Padang, (Harianhaluan.com/Jefrimon)

HARIAN HALUAN - Kenaikan harga makanan dan energi menggerek inflasi bergerak naik, bahkan sampai kisaran yang anomali bagi inflasi pangan. tugas pemerintah untuk mengendalikan harga, menurunkan inflasi sampai ke ambang batas wajar.

Mengenai langkah yang diambil pemerintah untuk menjaga harga pangan, Ekonom INDEF Eka Puspitawati berpendapat, pemerintah juga perlu memastikan kesediaan barang dan memperhatikan efek psikologis masyarakat. 

“Kunci biar terkendali, selain usaha yang dilakukan pemerintah. Usaha riil yang dilakukan misal Operasi Pasar, gimana cara agar suplai pangan dan energi tetap ada untuk menghindari inflasi yang lebih tinggi, maka pemerintah harus bisa menenangkan psikologi dari masyarakat,” ungkap Eka dihubungi hari ini (11/8).

Baca Juga: Gelar Pelatihan dan Peduli Penumbuhan Usaha Baru di Daerah, Berikut Sambutan Resmi Bupati Solok Selatan

Ada istilah, expected inflation atau inflasi yang didorong dari ekspektasi berlebihan atau merasa ketakutan. Jika terjadi ketakutan di masyarakat, maka harga akan lebih cepat naik. Namun menurut dia, ketakutan ini lebih banyak dirasakan oleh pihak swasta. 

“Masyarakat secara umum konsumsi lebih banyak dipenuhi dalam negeri. Yang barang impor yang terdistruksi besar besaran atas goncangan internasional. Kalau dari masyarakat belum banyak kena imbas, asal tidak di blow up. Kalau dari pengusaha khawatir itu pengaruhnya ke masyarakat,“ jelas Eka. 

Dalam beberapa bulan kedepan, dengan adanya pembatasan impor, sejumlah pengusaha pasti kesulitan mendapat bahan baku. Ini akan membawa dampak pada bisnis mereka. Meski begitu, Eka percaya inflasi secara keseluruhan masih akan tetap terkendali karena pergerakan masyarakat. 

Baca Juga: Bukan Hanya ASTRO, KVIBES.ID Juga Hadirkan UN1TY, Tiara Andini, Vierratale di Acara BLIF 2022

“Dorongan inflasi yang masih disokong oleh tarikan demand, bahwa masyarakat masih beraktivitas, masih berproduksi, melakukan investasi, masih bisa terjaga. Karena inflasi tidak di satu sisi, mengkhawatirkan jika tidak terkendali, tetapi inflasi dibutuhkan untuk mendorong sisi produksi,” tandas Eka.

Inflasi pangan terasa betul pada masyarakat kecil. Jadi tugas pemerintah untuk mengendalikan harga, menurunkan inflasi sampai ke ambang batas wajar tadi. 

Halaman:

Editor: Jefrimon

Tags

Terkini

Pemko Pariaman Kebut Smart City dengan Gelar Bimtek

Rabu, 28 September 2022 | 20:26 WIB

Teken MoU, Pemko Pariaman Jalin PKS dengan Unand

Rabu, 28 September 2022 | 20:03 WIB
X