Pengenalan Budaya Lokal Bagi Praja IPDN, Pengembangan Agama dan Adat Istiadat Suatu Keharusan

- Senin, 15 Agustus 2022 | 11:59 WIB
Bupati Andri Warman saat hadiri pengenalan budaya lokal pada Praja IPDN Kampus Sumatera Barat, di Balai Adat Lasi
Bupati Andri Warman saat hadiri pengenalan budaya lokal pada Praja IPDN Kampus Sumatera Barat, di Balai Adat Lasi

HARIAN HALUAN - Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman mengatakan, pengembangan agama dan adat istiadat jadi suatu keharusan untuk dikembangkan pada generasi.

Apalagi Kabupaten Agam salah satu daerah di Minangkabau, yang sangat kental dengan budaya dan adat istiadatnya.

“Untuk itu kita berupaya bagaimana generasi selain diperkuat agamanya, juga ditingkatkan kemampuan dan pemahaman adat istiadatnya,” ujar Bupati Andri Warman saat hadiri pengenalan budaya lokal pada Praja IPDN Kampus Sumatera Barat, di Balai Adat Lasi, Minggu 14 Agustus 2022.

Bahkan pengembangan agama dan adat istiadat ini, menjadi program unggulan selama kepemimpinannya sebagai Bupati Agam.

Baca Juga: Semarak Pesta Rakyat dan HUT RI ke-77, Ribuan Peserta Ikuti Jalan Santai di Pesisir Selatan

“Maka kita minta praja IPDN ini agar dapat menyesuaikan dirinya dengan budaya yang ada di Agam,” sebutnya.

Sebab katanya, praja IPDN ini berasal dari seluruh nusantara, dengan menganut agama dan budaya yang berbeda-beda.

“Untuk itu kita sambut baik rencana IPDN yang melaksanakan pengenalan budaya bagi praja tersebut,” ucap bupati.

Sementara itu, Direktur IPDN Kampus Sumatera Barat, Dr Tun Huseno menyebutkan, praja yang ikuti pengenalan budaya ini sebanyak 217 orang, berasal dari seluruh nusantara.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Agam Media Center

Tags

Terkini

Hasil Tangkapan Ikan di Pariaman Masih Fluktuatif

Sabtu, 24 September 2022 | 12:54 WIB
X