Heboh Siswa SMK N 1 Bukittinggi Bobol Rumah Warga Saat Dikejar Satpol PP, Kepsek: Tak Semua Siswa Kami

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:02 WIB
SMK Negeri 1 Bukittinggi
SMK Negeri 1 Bukittinggi

HARIAN HALUAN - Terkait viralnya berita puluhan pelajar SMK di Bukittinggi yang membobol rumah warga saat lari dari kejaran Satpol PP pada Jumat 12 Agustus 2022 lalu, Kepala SMK Negeri 1 Bukittinggi membantah siswa tersebut seluruhnya berasal dari sekolahnya.

Kepada Harianhaluan.com, Muhammad Dinin, Kepala SMK Negeri 1 Bukittinggi mengatakan, dalam menyikapi kasus tersebut, hingga saat ini telah ada delapan siswa yang disinyalir ikut dalam aksi bobol rumah tersebut.

"Sejauh ini yang berhasil kita ketahui baru ada delapan siswa, selebihnya belum dapat dipastikan apakah itu benar siswa kita atau siswa sekolah lain yang menggunakan seragam yang sama," tuturnya, Selasa 16 Agustus 2022.

Dinin mengatakan, saat ini ada sekolah kejuruan lain yang menggunakan seragam yang sama karena siswa bersangkutan adalah pindahan dari SMK Negeri 1 Bukittinggi.

Namun dirinya tidak menampik bahwa saat kejadian tersebut terdapat siswa-siswa dari sekolahnya yang ikut dalam rombongan pembobolan rumah warga.

"Dari delapan anak itu sudah kita proses, saat ini sudah ada tiga yang kita panggil orang tuanya dan kita minta surat pernyataan tidak akan mengulangi hal itu lagi," kata Kepala SMK Negeri 1 Bukittinggi.

Untuk mengetahui keterlibatan siswa lainnya, Dinin mengaku masih menggali informasi levih lanjut dari kedelapan siswa yang sudah diketahui keterlibatannya.

Selain itu, menepis isu tentang pengeluaran dari sekolah siswa-siswa yang terlibat dalam pengerusakan tersebut, dirinya tidam membenarkannya.

"Kami tidak bisa langsung mengeluarkan siswa, itu akan mempertaruhkan masa depannya. Sejauh ini akan kita beri peringatan terlebih dahulu. Bisa kita beri surat teguran, tapi jika sudah berulang kali melakukan hal yang sama, kita akan memintanya mencari sekolah baru dan kita antarkan kesana. Ini demi masa depan anak," ujarnya.

Mengenai kerugian yang ditimbulkan oleh sikap anak-anak tersebut, Muhammad Dinin mengaku telah berdiskusi dengan orang tua siswa untuk ganti rugi.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Terkini

X