Riau Diamuk Covid-19, Ratusan Korban Dijemput Puluhan Ambulance

- Jumat, 16 Juli 2021 | 01:05 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU,HARIANHALUAN.COM-Corona terus mengamuk di provinsi Riau, ratusan orang positif terpapar Covid-19 terpaksa dijemput dengan mengerahkan 60 Ambulance.
Baca Juga: Terjadi Lagi, Sabu Seberat 1,1 Kg Diselundupkan dalam Kemasan Teh China
Selain itu Kepolisian Daerah (Polda) Riau juga mengerahkan 220 personel, guna membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk menjemput pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman).

60 unit Ambulans yang dikerahkan Pemprov Riau tersebut adalah untuk menjemput 455 pasien yang melakukan isolasi mandiri. Penjemputan serentak ini hanya dalam ruang lingkup Kota Pekanbaru saja, mengingat masih tingginya angka penambahan pasien covid-19.
Penyemputan diawali dengan apel pasukan di Halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis (15/7) pagi. Dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution yang didampingi oleh Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi.

Kapoldw Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi menyebut bahwa evakuasi dilakukan bertujuan agar pasien Isoman mendapat perawatan yang lebih baik, serta mencegah potensi penularan terutama dalam keluarga.

“Semangat kita jangan kendor. Akan terus digelorakan, menjalankan dengan serius dan tuntas. Dukungan pemerintah daerah (Riau) juga membuat kami bergembira menjadi bekal menjalani tugas dengan sebaik-baiknya,” kata Agung, seperti dilansir Haluanriau.co, Kamis (15/7/2021).

Sebelumnya, personel telah melakukan pendataan terhadap jumlah pasien yang tengah isoman. Personel terlebih dahulu memberikan pemahaman dan edukasi agar pasien tersebut mau dievakuasi.

“Jadi anggota kita melakukan edukasi kepada mereka (Pasien Isoman) agar berkenan dievakuasi untuk dibawa ke tempat perawatan, dengan tujuan agar ditangani lebih maksimal lagi,” ulasnya.

Sementar itu, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution menambahkan bahwa saat ini angka penambahan yang terkonfirmasi makin bertambah. Namun, penambahan tersebut sebagai bukti bahwa pemeringah bekerja dengan baik.

Dengan upaya yang dilakuakan satgas dalam menjalankan 3 T (Tracing, Tracking, Treatment). Tentunya bila kinerja itu terus dimaksimalkan akan berbanding lurus dengan peningkatan jumlah.

“Karena kita semua bekerja, maka data jumlah terlihat meningkat. Kita melakukan tracking, tracing dan treatment dengan baik. Mereka yang terpapar 455 orang menjalani Isoman. Mereka dirawat mandiri dan kita hari ini secara serentak membawa mereka untuk mendapat perawatan yang jauh lebih baik. Jangan ada pemikiran bahwa meningkatkanya kasus karena kita tidak perduli,” yakin dia.

Halaman:

Editor: Miftahul Rizki

Sumber: haluanriau.co

Terkini

Pemerintah Indonesia Raih Blue Park Awards

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:37 WIB
X