Seskab Pramono Anung Maknai Idul Adha sebagai Momentum Tingkatkan Kegotongroyongan dan Kekompakkan

- Kamis, 22 Juli 2021 | 00:25 WIB
Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.

 

HARIANHALUAN.COM- Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung memaknai Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah/2021 Masehi, yang berlangsung di tengah pandemi saat ini, sebagai momentum untuk meningkatkan kegotongroyongan dan kekompakan.

“Hari raya Idul Adha kali ini kita rayakan berbeda dengan Idul Adha pada periode sebelumnya, kita mengalami pandemi. Tentunya kita tidak gampang untuk melalui fase-fase ini, butuh keikhlasan, kegotongroyongan, kekompakan, pengorbanan untuk melalui semua ini,” ujar Seskab, dalam pernyataan yang diunggah pada kanal YouTube Sekretariat Kabinet, Selasa (20/07/2021).

Seskab pun meyakini, meskipun harus beribadah di rumah dan bersilaturahmi secara virtual untuk menekan laju penularan Covid-19, umat muslim dapat melalui Hari Raya Idul Adha ini dengan lebih khusyuk, bermakna, dan bermanfaat bagi sesama.

“Banyak di antara kita mungkin tidak bisa merayakan Iduladha dengan salat di tempat yang kita rencanakan seperti tahun-tahun lalu, karena adanya larangan dari pemerintah. Tetapi saya yakin seyakin-yakinnya, bahwa Iduladha kali ini pasti dapat kita lalui dengan lebih khusyuk, lebih syahdu, lebih berbekas, lebih bermakna, dan tentunya lebih bermanfaat bagi sesama,” tuturnya.

Dengan upaya penanganan pandemi yang terus dilakukan secara bersama ini, Seskab Pramono Anung berharap Indonesia bisa segera terlepas dari pandemi.

“Selamat merayakan Hari Raya Idul Adha. Mudah-mudahan pandemi ini segera berlalu,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), dalam acara Takbir Akbar Hari Raya Idul Adha 1442 H yang dilaksanakan melalui konferensi video, Senin (19/07/2021) menyampaikan, Idul Adha tahun adalah momentum untuk menguatkan solidaritas untuk bangkit bersama menghadapi pandemi. Menurut Presiden, Idul Adha mengandung pesan mulia, pengorbanan, dan kemanusiaan yang patut menjadi pegangan bagi bangsa dan negara.

“Inilah momentum untuk menguatkan solidaritas dalam semangat persaudaraan. Ukhuwah islamiah, ukhuwah wathaniah, dan ukhuwah insaniah yang akan mampu melipatgandakan energi kita untuk menghimpun kekuatan, optimistis untuk bangkit bersama,” ujar Presiden.

Halaman:

Editor: Endrik Ahmad Iqbal

Sumber: Setkab RI/Kepresidenan

Terkini

Presiden Copot Kepala Stasiun Televisi Nasional

Kamis, 29 Juli 2021 | 09:09 WIB
X