Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar Berani Lantang Meski Banyak Ditentang

- Kamis, 22 Juli 2021 | 01:03 WIB
Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar.
Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar.

 

HARIANHALUAN.COM- Ketua MUI Sumatera Barat (Sumbar), Gusrizal Gazahar dikenal sebagai dai yang berani lantang menyampaikan kebenaran meskipun banyak pihak yang tidak suka dan menentang.

Salah satunya saat ditetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di beberapa daerah di Sumbar, dari tanggal 12 hingga 20 Juli 2021, Buya Gusrizal menyampaikan penolakan atas larangan ibadah berjemaah di tempat ibadah. Penolakan itu tertuang dalam Maklumat, Taujih dan Tausyiah MUI Sumbar bernomor 003/MUI-SB/VII/2021.

"Peniadaan kegiatan ibadah di rumah ibadah (masjid/surau/mushalla) tidak bisa disetujui dan diterima sebagai landasan kebijakan di Sumbar karena kecilnya potensi terjadinya kerumunan tersebut," kata Ketua MUI Sumbar, Gusrizal Gazahar.

Ia menilai, kegiatan ibadah kaum muslimin sangat tidak pantas dipandang sebagai penghalang penanggulangan Covid-19.

Ketegasan lainnya disampaikan Alumni Al-Azhar Mesir ini saat menolak keputusan SKB 3 Menteri. Alhasil Ia juga pernah diteror pihak-pihak tertentu. Teror diarahkan kepada Buya Gusrizal melalui spanduk yang dipasang di dua titik di Bukittinggi, termasuk salah satunya di gerbang surau buya.

Menurutnya, kejadian tersebut dilalukan pada tengah malam berdasarkan hasil pengecekan di kamera cctv sekitar lokasi.

"Terlihat dari cctv diperkirakan pemasangan spanduk itu dilakukan jam 2 atau jam 3 malam. Urusan penyebabnya, Allah SWT Maha Tahu dengan isi hati manusia. Saya hanya melihat mereka itu tidak mengerti tentang tugas ulama dan kemashalahatan yang akan diperoleh oleh umat dari keistiqamahan para ulama. Wallahu a'lam," tuturnya kepada Haluan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Dalam dua spanduk itu bertuliskan "Selamat terpilih kembali Gusrizal Gazahar sebagai Ketua MUI Sumbar. Semoga menjadi manusia yang mendamaikan dan tidak lagi sebagai provokator pemecah belah umat yang bicara tidak sesuai bidang ilmunya".

Halaman:

Editor: Endrik Ahmad Iqbal

Terkini

Presiden Copot Kepala Stasiun Televisi Nasional

Kamis, 29 Juli 2021 | 09:09 WIB
X