Keren, Malaysia Musnahkan 1.069 Mesin Penambang Bitcoin!

- Kamis, 22 Juli 2021 | 08:18 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi


HARIANHALUAN.COM - Lebih dari 1.069 rig komputer untuk penambangan uang kripto termasuk Bitcoin berhasil dimusnahkan oleh Malaysia. Ini jadi bagian operasi bersama antara aparat penegak hukum di Kota Miri dan utilitas Serawak Energy.

Baca Juga: Laris Manis! Lamborghini Sudah Dipesan Sampai Tahun Depan

Dalam penyitaan tersebut, salah satunya adalah perangkat penambangan aset dikabarkan dihancurkan menggunakan Tendem Roller di halaman markas kepolisian. Video penghancuran juga menjadi viral dari yang diunggah pda minggu lalu, oleh biro pemberitaan lokal Serawak, Dayak Daily.

Baca Juga: Sekjen WHO Bilang Sekarang Tahap Awal Gelombang Kematian

Para penambang diduga melakukan pencurian listrik dari saluran Serawak Energy. Asisten Komisaris Polisi Malaysia, Hakemal Hawari mengatakan pencurian listrik diduga senilai US$2 juta.

Ada sekitar enam rig disita dalam kejadian tersebut yang dilakukan selama Februari dan April lalu. Seluruhnya peralatan pertambangan yang dihancurkan mencapai US$1,26 juta.

Menurut Hakemal, penghancuran alat tersebut merupakan perintah dari pengadilan setempat. Pencurian listrik tersebut kabarnya juga menyebabkan tiga rumah terbakar di sana. Saat ini, tidak ada penambangan aktif lainnya yang berlangsung ungkap kepala kepolisian.

Penambangan kripto di Malaysia sendiri tidak masuk dalam aktivitas ilegal. Namun terdapat aturan mengenai penggunaan daya, yakni Pasal 37 UU Pasokan Listrik Malaysia berisi mereka yang merusak kabel listrik akan didenda RM 100 ribu (Rp345 juta) dan kurungan penjara selama lima tahun.

Malaysia menyumbang sekitar 3,44% dari seluruh penambang Bitcoin dunia, ungkap laporan Pusat Keuangan Alternatif Cambridge. Ini menjadikan 10 tujuan penambang kripto teratas yang ada di dunia.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: CNBC Indonesia

Terkini

Wabup Natuna Positif Terpapar Covid-19

Senin, 26 Juli 2021 | 00:15 WIB
X