Dari PSBB Hingga PPKM level 4, Perbedaannya Apa?

- Kamis, 22 Juli 2021 | 08:58 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Beberapa hal yang diatur diantaranya operasional tempat usaha, khususnya restoran maupun warung makan di mana makan di tempat hanya diperbolehkan maksimal 25 persen. Kemudian Pasar hingga pusat perbelanjaan juga hanya diperbolehkan beroperasi hingga pukul 20.00 WIB.

Perkantoran yang berada di Zona Merah: WFH 75 persen dan WFO 25 persen, kemudian perkantoran di Zona Lainnya: WFH 50 persen dan WFO 50 persen.

6. PPKM Darurat

Pemerintah kembali mengeluarkan istilah baru untuk membatasi kegiatan dan mobilisasi masyarakat. Setelah kasus melonjak semakin tajam, pemerintah membuat kebijakan yang disebut PPKM Darurat yang berlaku 3-20 Juli 2021 di Jawa-Bali, dan juga beberapa wilayah di luar Jawa-Bali.

Aturan ini meliputi 100 persen WFH di sektor non-esensial, maksimal 50 persen WFO di sektor esensial, pusat perbelanjaan ditutup, serta restoran/rumah makan hanya menerima delivery/take away.

7. PPKM Level 4

Pemerintah telah memastikan untuk memperpanjang PPKM sampai 25 Juli 2021. Namun tidak lagi menambahkan kata 'Darurat' dalam aturan tersebut dan Pemerintah lebih memilih menggunakan istilah PPKM Level 4.

Menurut Menko Marves, Luhut Panjaitan penggunaan kata Level 4 itu karena status kedaruratan COVID-19 diukur dengan level 1, 2, 3 dan 4. Saat ini, keadaan sudah berada di level 4 yang bisa diartikan sangat darurat.

Dalam aturan ini, tidak banyak mengalami perubahan ketentuan dari PPKM Darurat. Hanya ada tambahan ketentuan terkait pengaturan sistem kerja kantor pemerintahan di sektor esensial yang memberikan layanan publik yang tidak bisa ditunda.

Oleh karena itu, untuk sektor tersebut diberlakukan work from office (WFO) atau kerja dari kantor maksimal 25 persen dengan protokol kesehatan yang ketat. (*)

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: vivanews.com

Terkini

Gempa Berkekuatan 3,8 Guncang Nias Selatan

Kamis, 23 September 2021 | 17:17 WIB

Berkebun, LBH Padang Usung Konsep Urban Farming

Kamis, 23 September 2021 | 16:46 WIB

8.000 Penerima Bansos di Padang Sudah Divaksin

Kamis, 23 September 2021 | 14:40 WIB

Bupati Agam: Masjid Nurul Islam Jadi Cahaya Masyarakat

Kamis, 23 September 2021 | 14:12 WIB
X