812 Warga Uganda Tertipu, Cuma Disuntik Air Bukan Vaksin

- Kamis, 22 Juli 2021 | 10:36 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - 812 orang di Uganda tertipu vaksin palsu. Bukannya disungtik vaksin, mereka malah disuntik dengan air biasa oleh sekelompok penipu.

Baca Juga: 225 Anak di Kepulauan Bangka Dilaporkan Terjangkit COVID-19

Pihak berwenang mengatakan “vaksin" terdiri dari "lebih banyak air daripada apa pun." Otoritas menyarankan para korban untuk mendapatkan vaksin Covid-19 yang sah dan gratis.

Para penipu ditangkap pada akhir Juni, dengan dokumen yang disita dari kelompok tersebut menunjukkan bahwa setidaknya 812 orang menerima vaksin Covid-19 palsu.

Baca Juga: Mendagri Sebut Akan Ada Evaluasi Terkait PPKM Level 4

Kelompok itu beroperasi di ibu kota negara, Kampala, dan termasuk setidaknya dua perawat dan seorang pria yang menyamar sebagai dokter medis. Sementara para perawat ditangkap, dokter" gadungan itu menyelinap pergi dan tetap dalam pelarian.

Dokter palsu itu menargetkan beberapa perusahaan, membujuk mereka agar karyawan mereka “divaksinasi” dan membebankan biaya antara US$ 28 (Rp 405.896) dan US$ 56 (Rp 811.792) per dosis.

“Botol yang disita sangat mirip dengan vaksin Astrazeneca yang diproduksi oleh Serum Institute India. Pihak berwenang Uganda telah mengirim beberapa botol ke India untuk diperiksa, dengan Institut yang mengonfirmasi bahwa mereka tidak pernah memproduksinya atau memasok vaksin yang meragukan ke negara itu,” kata kepala Unit Pemantau Kesehatan dalam kepresidenan Uganda, Warren Naamara.

Dengan “vaksin” yang terbukti palsu, ada ketegangan singkat tentang apa yang sebenarnya disuntikkan oleh para korban penipuan. Untungnya, setelah menyelesaikan analisis tentang vaksin palsu yang disita dari kelompok tersebut, pihak berwenang menyatakan bahwa suntikan vaksin mereka tidak berbahaya.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: beritasatu.com

Terkini

Wabup Natuna Positif Terpapar Covid-19

Senin, 26 Juli 2021 | 00:15 WIB
X