Hingga Hari ini, Sudah Ribuan Warga Jepang Tinggalkan Indonesia

- Kamis, 22 Juli 2021 | 10:43 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi


HARIANHALUAN.COM - Pandemi menjadi momok menakutkan saat ini. Setidaknya hal ini dapat dilihat dari jumlah warga asing yang meninggalkan Indonesia yang terus bertambah. Perusahaan Jepang misalnya mempercepat upaya untuk membantu ekspatriat meninggalkan RI.

Mengutip Nikkei Asia, pada Rabu (21/7/2021) sebuah penerbangan maskapai All Nippon Airways (ANA) yang disewa mendarat di Bandara Narita Tokyo dari Jakarta dengan membawa192 WN Jepang. Tak hanya itu, maskapai Japan Airlines (JAL) dikabarkan akan mengirimkan penerbangan carternya sendiri pada hari Minggu (25/7/2021) mendatang.

Baca Juga: 812 Warga Uganda Tertipu, Cuma Disuntik Air Bukan Vaksin

Melansir media yang sama, Kedutaan Besar Jepang di Jakarta menyebut sejauh ini diketahui sekitar 2.000 ekspatriat ingin kembali ke Negeri Sakura dari Indonesia. Pemulangan sebagian besar karena instruksi kantor pusat.

Dari sisi pemerintah Jepang, kedutaan menyebut negara memberikan dukungan penuh kepada para warganya yang ingin kembali. Mereka juga akan dibebaskan dari kuota pembatasan masuk ke Jepang.

Baca: Ada Apa Gerangan, Banyak Warga RI Terbang ke AS?
Namun, nantinya para warga yang kembali harus menjalani karantina selama 11 hari. Paket karantina akan disediakan dengan biaya antara 400 ribu yen dan 500 ribu yen (Rp52 juta hingga 65 juta).

Selain Jepang, negara lain juga telah memulangkan ekspatriat dari Indonesia. Sekitar 80 warga negara Korea Selatan (Korsel), mengutip Arirang, telah dipulangkan pekan lalu dengan kondisi sebagian terinfeksi corona.

Menurut Kedutaan Besar Korsel di Indonesia hingga hari ini, 288 warga yang tinggal di RI telah terinfeksi virus corona. Sebanyak 15 orang telah meninggal.

Menurut Kantor Berita Pusat Taiwan, sekitar 90 pengusaha Taiwan di Indonesia akan pulang dengan penerbangan sewaan pada 28 Juli. Kepada CNBC Indonesia, Kedutaan Besar Vietnam di Indonesia juga telah mulai menerima aplikasi online dari warga negara di negara yang ingin dipulangkan.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: CNBC Indonesia

Terkini

PLN Sumbar Kenalkan Motor Listrik ke Pejabat Publik

Kamis, 9 Desember 2021 | 19:32 WIB

PKS: Pembahasan RUU IKN Jangan Tergesa-gesa

Kamis, 9 Desember 2021 | 14:00 WIB
X