Penanganan Covid-19, Mahfud Md: Boleh Kritik , Asal tidak Bikin Pemerintahan Lumpuh

- Senin, 26 Juli 2021 | 05:40 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Asal tidak membikin pemerintah lumpuh, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md mempersilakan masyarakat mengkritik pemerintah terkait penanganan Coglvid-19.

Baca Juga: PPKM Level 4 dan Level 3, Luhut: Rapatkan Barisan untuk Bersama Atasi Pandemi

Menurut dia, saat ini yang dibutuhkan adalah sebuah kebersamaan agar bisa lolos dari pandemi Covid-19. Namun, Mahfud heran masih ada tokoh yang kerap memprovokasi masyarakat agar tidak mau menerapkan protokol kesehatan.

"Masih ada tokoh yang belum disiplin dan melakukan provokasi dan tidak mau menerapkan protokol kesehatan. Ini mohon para tokoh memberi pengertian ya," kata Mahfud saat menghadiri silaturahim virtual dengan alim ulama, pengasuh pondok pesantren, ormas Islam, dan pimpinan lembaga keagamaan se-Jawa Barat, Minggu (25/7/2021).

Mahfud mempersilakan masyarakat menkritik pemerintah atau memberikan masukkan lainnya. Namun ia mengingatkan langkah yang diambil rakyat tersebut jangan sampai membuat pemerintahan lumpuh.

"Tarolah pemerintah perlu dikritik, kritik, silakan, aspirasi boleh dimasukkan kepada pemerintah, aspirasi apapun, tapi ingat Indonesia ini adalah penganut ahlusunnah wal jamaah, ya jangan sampai menyebabkan pemerintahan lumpuh," ucap Mahfud.

Mahfud mengambil kutipan pernyataan ulama besar Imam Nawawi yang menyatakan jangan melawan pemerintah yang sah kecuali melalui proses yang demokratis.

"Karena setiap perlawanan secara tidak benar, secara melawan hukum, kata Imam Nawawi, itu hasilnya akan menyengsarakan rakyat," jelas Mahfud.

Pemerintah, kata dia, sangat berhati-hati dalam melayani rakyat. Begitu juga rakyat harus berhati-hati dan membantu pemerintah dalam persoalan kebangsaan, dalam konteks ini adalah pandemi Covid-19.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: okezonenews.com

Tags

Terkini

Saat Ini Tak Ada Lagi Karhutla di Riau

Selasa, 28 September 2021 | 02:43 WIB

3 Orang Komplotan Gendam Diringkus Polisi

Selasa, 28 September 2021 | 01:49 WIB

Benarkah Viani Limardi Dipecat PSI?

Selasa, 28 September 2021 | 01:43 WIB

Terus Diminati, Pelanggan Premium PLN Semakin Bertambah

Senin, 27 September 2021 | 19:40 WIB

Terminal Anak Air Padang Siap Diuji Coba

Senin, 27 September 2021 | 18:59 WIB

3 Desa di Pariaman Terima DAK Program Sanitasi Rp1,2 M

Senin, 27 September 2021 | 16:00 WIB
X