Sambangi Jambi, Gubernur Paparkan Upaya Wujudkan Industri Halal di Sumbar

- Sabtu, 17 September 2022 | 06:30 WIB
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat menjadi narasumber pada Seminar Nasional dan Muktamar Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia (PDMI), dengan tema "Meningkatkan Kapasitas Indonesia Sebagai Rujukan Pasar Halal" di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis, 15 September 2022.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat menjadi narasumber pada Seminar Nasional dan Muktamar Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia (PDMI), dengan tema "Meningkatkan Kapasitas Indonesia Sebagai Rujukan Pasar Halal" di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis, 15 September 2022.

HARIAN HALUAN - Pemprov Sumbar terus membuktikan keseriusan pengembangan ekonomi syariah dengan menghadirkan Perda Wisata Halal, sebagai bagian dari upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia tahun 2024.

Diharapkan, semangat untuk menjadikan Indonesia sebagai industri produk halal seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo selaku Ketua Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNSKS) dapat diterapkan di setiap Provinsi.

Baca Juga: Sumbar Tuan Rumah World Islamic Entrepreneur Summit 2023, Gubernur Siapkan Agenda Ini

Harapan itu disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat menjadi narasumber pada Seminar Nasional dan Muktamar Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia (PDMI), dengan tema "Meningkatkan Kapasitas Indonesia Sebagai Rujukan Pasar Halal" di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis, 15 September 2022.

Mahyeldi menyampaikan, sebagai muslim terbesar di dunia, peluang pasar dan belanja masyarakat muslim juga sangat besar. Mulai dari produk makanan, fashion, kosmetik, farmasi, serta sektor rekreasi atau pariwisata.

Baca Juga: Gubernur Sumbar Sebut Kehadiran Bunga Bisa Genjot Pariwisata Agam

"Tentunya ini merupakan peluang yang harus dimanfaatkan. Tidak ada pilihan lain bagi kita, selain memberikan dukungan, memberikan support, kemudian memberikan implementasi langkah-langkah sesuai yang dinyatakan oleh pak presiden," kata Buya Mahyeldi.

Untuk di Sumbar, menurut Mahyeldi, Wakil Presiden secara khusus menumpangkan harapan kepada Sumbar sebagai provinsi dengan populasi 98 persen muslim dan memiliki falasafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), berpotensi besar menjadi pusat industri halal di Indonesia.

Mahyeldi menambahkan, beberapa upaya mewujudkan harapan wakil presiden tersebut diantaranya menghadirkan perda tentang penyelenggaraan pariwisata halal yaitu, Perda Nomor 1 Tahun 2020 yang diikuti oleh peraturan gubernur tentang pengembangan ekonomi syariah Sumatera Barat dan sudah mempunyai masterplan industri produk halal Sumatera barat.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

95 Persen BLT Sudah Disalurkan untuk KPM di Pariaman

Minggu, 27 November 2022 | 20:30 WIB

Sah! APBD Sumbar 2023 Disetujui Rp6,7 Triliun

Minggu, 27 November 2022 | 09:32 WIB
X