Tidak Miliki Nilai Guna, Pemkab Agam Musnahkan Ribuan Arsip

- Rabu, 21 September 2022 | 13:11 WIB
Pemusnahan arsip milik Pemerintah Kabupaten Agam di depo arsip, Selasa 20 September 2022.
Pemusnahan arsip milik Pemerintah Kabupaten Agam di depo arsip, Selasa 20 September 2022.

HARIAN HALUAN - Pemerintah Kabupaten Agam, melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan, Kabupaten Agam, musnahkan 1029 Arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna.

Pemusnahan ini ditandai dengan menghancurkan secara simbolis berkas Arsip dengan mesin penghancur kertas oleh Bupati Agam, diwakili Asisten III Setda Agam, Andrinaldi, didampingi, Kepala Badan Keuangan Daerah Agam, Hendri G, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Agam, Roza Linda dan lainnya, di Depo Arsip Kabupaten Agam, Selasa 20 September 2022.

Baca Juga:  Hadiri Pengukuhan DPP Gebu Minang, Bupati Agam: Perekat Ranah dan Rantau

Kadis Arsip dan Perpustakaan Agam, Roza Linda mengatakan, pemusnahan arsip adalah tindakan atau kegiatan untuk menghancurkan arsip secara fisik dan identitas yang melekat pada arsip yang dilakukan secara total, sehingga tidak dapat dikenali lagi baik fisik maupun informasi terhadap arsip tersebut.

Dikatakan, arsip yang akan dimusnahkan merupakan arsip yang berasal dari Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Baca Juga: Hadiri Sertijab Camat Ampek Nagari, Bupati Agam Harapkan Lahirnya Ide dan Gagasan Berlian

Yang meliputi fungsi umum, fungsi pemerintah, fungsi keamanan dan ketertiban, fungsi kesejahteraan rakyat, fungsi perekonomian, fungsi pekerjaan umum dan ketenagaan, fungsi pengawasan, fungsi kepegawaian dan fungsi keuangan dari kurun waktu tahun 1972-2008.

“Arsip yang akan dimusnahkan ini merupakan arsip yang sudah tidak lagi memiliki nilai guna, telah habis retensinya dan berketerangan musnah pada Jadwal Retensi Arsip (JRA), dan tidak ada peraturan perundangan yang melarang, serta tidak terkait dengan penyelesaian proses suatu perkara,” ujarnya.

Dijelaskan, dari 1067 berkas arsip yang diajukan ke Arsip Nasional Republik Indonesia untuk dimusnahkan, diantaranya sebanyak 1029 disetujui, 10 berkas arsip statis dan 28 berkas harus dinilai kembali, karena berkaitan dengan personal file pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang masih menerima hak setelah menjalani purna tugas.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Agam Media Center

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kapolda Sumbar Launching ETLE Camera Mobile Hand Held

Jumat, 2 Desember 2022 | 05:15 WIB
X