Kuasa Hukum Ferdy Sambo Bantah Tuduhan Prof. Muradi Soal "Kakak Asuh"

- Kamis, 22 September 2022 | 13:13 WIB
Banding Ferdy Sambo Ditolak, Tetap Dipecat dari Polri
Banding Ferdy Sambo Ditolak, Tetap Dipecat dari Polri

Jakarta, HarianHaluan.com -  Mantan penasihat Ahli Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Muradi mengungkap bahwa proses pengusutan kasus pembunuhan Brigadir J sulit dibongkar karena ada tekanan dari sosok “kakak asuh” .

"Saya kira kemudian muncul ada upaya dari FS ini untuk memperingan hukuman seolah-olah dia tidak mengarahkan upaya pembunuhan atau penembakan tadi. Di situ saja saya merasa, dia masih merasa confidence ada dukungan dari kakak asuh maupun adik asuh," lanjutnya.

Lebih lanjut, Muradi memang tidak menyebut siapa sosok kakak asuh dan adik asuh yang dimaksud. Namun dia menyampaikan kakak asuh tersebut berperan penting dalam karier Ferdy Sambo sampai melejit menjadi bintang dua.

Baca Juga: Pengacara Ferdy Sambo Tak Tinggal Diam Usai Banding Ditolak, Sebut Bakal Ambil Langkah Lanjutan

“Pertama itu akademi kalau Sambo angkatan 94 (angkatan sekolah di kepolisian) dia paling jauh itu (Kakak Asuh) angkatan 91-90 lah kira-kira begitu, 90, 91, 92, 93 kira-kira begitu," kata Muradi saat dihubungi, Kamis (22/9).

"Kemudian yang senior ada yang berkaitan biasanya dengan karir. Membuka, karir (Ferdy Sambo), memberi kesempatan dan sebagainya," tambah dia dikutip dari Merdeka.com.

Menanggapi hal ini kuasa hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis membantah tuduhan Muradi soal “kakak asuh” tersebut.

"Kami tim kuasa hukum membantah hal tersebut karena tidak jelas apa dan siapa yang dimaksud dengan kakak asuh," kata pengacara Sambo, Arman Hanis, dikutip dari Detik.com, Rabu (21/9/2022).

Baca Juga: Siapakah Sosok 'Kakak Asuh' yang Bakal Bantu Ringankan Vonis Ferdy Sambo Meski Sudah Habisi Brigadir J ?

Terkait peran “kakak asuh” yang dianggap membuka jalan bagi kenaikan karir yang cukup cepat dari Ferdy Sambo, Arman memberikan penjelasan soal kenaikan pangkat Sambo yang cukup terbilang moncer. Dia menyebut hal itu disebabkan prestasi dan kinerja Sambo.

"Dan terhadap penilaian kenaikan pangkat yang lebih cepat dari klien kami menurut kami pasti sudah dipertimbangkan dengan baik dan matang oleh pimpinan Polri berdasarkan prestasi dan kinerja klien kami," katanya.

Editor: Alfitra Akbar

Sumber: Merdeka.com, detik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X