Balita Stunting Pasti Pendek Sebut Kadinkes Solok Selatan, Kenali Dampak dan Penyebabnya

- Kamis, 22 September 2022 | 14:16 WIB
ILUSTRASI Stunting. (idxchanel.com/Tangkapan Layar)
ILUSTRASI Stunting. (idxchanel.com/Tangkapan Layar)

HARIAN HALUAN - Plt Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan (Kadinkes Solsel), Pandewal menyebut bahwa anak usia dibawah lima tahun (balita) pendek belum tentu stunting namun penderita stunting pasti pendek.

Hal itu diungkapkan Pandewal dalam kegiatan diseminasi (penyebarluasan) informasi 'Menuju Sumbar Zero Stunting' di aula kantor Bappeda Solsel, Kamis 22 November 2022.

"Stunting merupakan masalah bersama bukan aib yang harus ditutupi karena dapat dicegah dan diobati," kata dia.

Baca Juga: Kondisi Balita Stunting di Solok Selatan Tinggi, Erniati Khairunas Tekankan Pentingnya Pemahaman

"Orang pendek belum tentu stunting tapi orang stunting pasti pendek," tambah dia.

Pencegahan stunting dapat dimulai dari memperhatikan sanitasi atau jamban dan penggunaan air bersih terhadap keluarga.

"Penyebab bukan hanya soal gizi tetapi juga soal air bersih jamban keluarga kebersihan lingkungan," lanjut dia.

Baca Juga: Perkara Hak Ulayat, Supreme Energy Muara Laboh Digugat ke Pengadilan Negeri Koto Baru Solok 

Kebersihan lingkungan cukup berperan dalam pencegahan stunting. Pasalnya, akses sanitasi baik dan konsumsi air bersih berdampak terhadap tingkat kesehatan balita.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

483 Ekor Sapi di Pariaman Sudah Divaksin PMK

Kamis, 29 September 2022 | 15:37 WIB

Pemko Pariaman Kebut Smart City dengan Gelar Bimtek

Rabu, 28 September 2022 | 20:26 WIB

Teken MoU, Pemko Pariaman Jalin PKS dengan Unand

Rabu, 28 September 2022 | 20:03 WIB
X