Berikut Daftar 7 Pahlawan Revolusi yang Gugur dalam Peristiwa G30S PKI

- Kamis, 29 September 2022 | 11:31 WIB
7 Pahlawan Revolusi  (Foto: Okezone)
7 Pahlawan Revolusi (Foto: Okezone)

Jakarta, HarianHaluan.com- Gerakan 30 September (G30S) adalah sebuah peristiwa berlatarbelakang kudeta yang terjadi selama satu malam pada tanggal 30 September hingga 1 Oktober 1965 yang mengakibatkan gugurnya enam jenderal serta satu orang perwira pertama militer Indonesia dan jenazahnya dimasukkan ke dalam suatu lubang sumur lama di area Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Peristiwa ini tercatat sebagai salah satu peristiwa yang paling memilukan dalam sejarah bangsa Indonesia.

Untuk menghormati jasa para pahlawan yang gugur, pemerintah pada 5 Oktober 1965 mengeluarkan surat Keputusan Presiden RI No III/Koti/Tahun 1965 yang mengumumkan bahwa tujuh sosok yang gugur mendapatkan pangkat anumerta dan dinyatakan sebagai pahlawan revolusi.

Pahlawan Revolusi adalah gelar yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia kepada sejumlah perwira militer yang gugur dalam Gerakan 30 September.

Baca Juga: Peristiwa G30S, Hari Terkelam yang Membuat Bung Karno Berderai Air Mata

Mereka yang gugur dalam tugas diberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB), seperti halnya Ahmad Yani yang sebelumnya berpangkat Letnan Jenderal TNI menjadi Jenderal TNI. Sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009, gelar ini diakui sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

Berikut adalah daftar 7 pahlawan revolusi yang menjadi korban kekejaman peristiwa G30S PKI

  1. Jenderal Ahmad Yani

Ahmad Yani lahir di Jenar, Purworejo, Keresidenan Kedu pada tanggal 19 Juni 1922 di keluarga Wongsoredjo, keluarga yang bekerja di sebuah pabrik gula yang dijalankan oleh pemilik Belanda.

Setelah Kemerdekaan Yani bergabung dengan tentara republik yang masih muda dan berjuang melawan Belanda.

Halaman:

Editor: Alfitra Akbar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X