Nilai Cacat Hukum, Pedagang di Bukittinggi Tolak Pembangunan Awning Jalan Minangkabau

- Jumat, 30 September 2022 | 12:14 WIB
M.Fadli, Ketua Syarikat Pedagang dan Pemilik Toko Jalan Minangkabau saat memimpin aksi protes pembangunan awning.
M.Fadli, Ketua Syarikat Pedagang dan Pemilik Toko Jalan Minangkabau saat memimpin aksi protes pembangunan awning.

HARIAN HALUAN - Ratusan pedagang dan pemilik toko di Jalan Minangkabau Bukittinggi lakukan aksi protes menolak pembangunan Awning di lokasi tersebut, Jumat, 30 September 2022.

Aksi protes tersebut menentang proyek yang diprakarsai Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi yang dinilai cacat hukum dan pemborosan anggaran.

Baca Juga: Tolak Pembangunan Awning, Pedagang dan Pemilik Toko di Bukittinggi Gelar Aksi Protes

Ketua Syarikat Pedagang dan Pemilik Toko Jalan Minangkabau, M. Fadli menuturkan, aksi protes yang dilakukannya bersama pedagang dan pemilik toko untuk mengkoreksi tindakan-tindakan yang dilakukan Pemko Bukittinggi.

"Kalau wali kota tidak mendengar aspirasi dsri warga, ini sebuah kesesatan dalam langkah politik beliau, ini upaya kami untuk mengkoreksi dan kami pastikan awning tidak akan dibangun di Jalan Minangkabau," ujarnya.

Baca Juga: Ratusan Polisi Bentrok dengan Pendukung Parpol di Pacuan Kuda Bukittinggi, Cuma Simulasi Lho...

Menurutnya, aksi tersebut didasari atas 30 alasan yang diantaranya berisi kajian terkait prinsip dan pelanggaran undang-undang yang telah dilakukan Pemko Bukittinggi.

"Kalau undang-undang ini sangat vital. Kalau terjadi pelanggaran undang-undang, itu bukan hal yang main-main," tuturnya.

Ia menegaskan, berdasarkan kajian yang telah dilakukan dalam pembangunan proyek yang direncanakan menelan anggaran hingga Rp4,6 miliar itu, disinyalir telah melanggar undang-undang tentang jalan, undang-undang tentang pemerintahan daerah serta undang-undang tentang lingkungan.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

95 Persen BLT Sudah Disalurkan untuk KPM di Pariaman

Minggu, 27 November 2022 | 20:30 WIB
X