Ilmuwan Temukan Samudra Baru, Letaknya di Bawah Permukaan Planet Bumi

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 12:34 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi


HARIAN HALUAN - Sebuah tim ilmuwan internasional telah menemukan bukti adanya sejumlah besar air antara mantel atas dan bawah Bumi, memberi penguat dugaan ke dalam teori bahwa planet kita menawarkan "lautan" lain selain yang menutupi permukaannya.

Dilansir dari Sputnik News, reservoir air tiga kali volume semua lautan di Bumi telah ditemukan di bawah permukaan planet kita, menurut sebuah studi internasional, temuan yang diterbitkan dalam jurnal Nature Geoscience.

'Lautan' ditemukan di antara zona transisi mantel atas dan bawah Bumi sebagai bagian dari penelitian yang dilakukan oleh tim Jerman-Italia-Amerika.

Studi ini memberikan bukti untuk mendukung teori bahwa air laut menyertai lempengan subduksi dan dengan demikian memasuki zona transisi (TZ).

Dengan kata lain, siklus air planet kita mencakup interior Bumi. TZ - lapisan batas yang memisahkan mantel atas dan bawah Bumi, terletak di kedalaman 410 hingga 660 kilometer.

Baca Juga: Dirjen PPKL Sigit Reliantoro Luncurkan Integrated Management of Peatland Landscapes in Indonesia (IMPLI)

Benarkah ada samudra di bawah permukaan planet kita? (pexels/Jayson Delos Santos)
Tim peneliti menganalisis berlian langka dari Botswana, Afrika yang terbentuk di batas antara zona transisi dan mantel bawah.

Menggunakan spektroskopi Raman dan spektrometri FTIR, penelitian mengungkapkan bahwa batu itu mengandung banyak inklusi ringwoodite.

Ringwoodite mineral olivin hanya terbentuk di bawah tekanan ekstrem jauh di dalam mantel.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Hitekno.com

Tags

Terkini

X