Kebutuhan Meningkat, RSUD Solok Selatan Ajukan Generator Oksigen ke Kemenkes RI

Jefli Bridge
- Senin, 2 Agustus 2021 | 00:17 WIB
Pemasangan ventilator pada pasien.
Pemasangan ventilator pada pasien.

PADANG ARO, HARIANHALUAN.COM - Kebutuhan oksigen medis mengalami peningkatan 100 persen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Solok Selatan (Solsel) provinsi Sumbar. Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas Direktur RSUD Solsel, Tony Hardian, Minggu (1/8/2021).

Dia mengatakan untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit, pihaknya juga sudah mengirimkan permintaan generator oksigen ke Kementerian Kesehatan RI sekitar sebulan lalu. Apabila RSUD memiliki generator oksigen maka bakal bisa melakukan isi ulang oksigen untuk membantu pasokan.

Baca Juga: Dinkes: Sumbar Kekurangan Oksigen Sekitar 5.000 Meter Kubik per Hari

"Sekarang kebutuhan oksigen naik 100 persen. Oksigen diantar tiap dua hari sekali sekitar 75 tabung, kita minta tiap hari segitu (75 tabung) namun distributor belum menyanggupi karena memang permintaan diamana-mana meningkat," katanya. 

Dia menyadari kondisi daerah Solsel cukup jauh dari pusat provinsi Sumbar, butuh waktu sekitar 5 jam perjalanan darat. "Belum lagi nanti ada bencana alam seperti longsor, tentunya akan menghambat kelancaran distribusi ke Solsel. Semoga saja permohonan generator oksigen bisa secepatnya terealisasi," sebut Tony.

Menurutnya, solusi sementara guna mencegah kekurangan stok oksigen, diantisipasi dengan merujuk pasien dengan penyakit gejala berat ke rumah sakit lain. Sebab, kebutuhan satu orang pasien positif Covid-19 dengan penyakit gejala berat yang memakai ventilator ataupun konsentrator oksigen "High Flow Nasal Cannula OH 60A" bisa menghabiskan satu tabung dalam waktu satu jam.

"Kasihan juga nanti pasien lain, makanya untuk pasien gejala berat terpaksa dirujuk. Saat ini sebanyak 16 orang pasien positif Covid-19 dirawat di RSUD Solsel," ucapnya.

Menambah daya tampung pasien Covid-19

Tony menyatakan, RSUD Solsel juga bakal menambah daya tampung rawat inap pasien positif Covid-19 hingga menampung 30 orang pasien.

"Kita sudah usulkan untuk penambahan ruangan, tempat tidur dan kebutuhan tenaga medis kepada Bupati," tuturnya.

Untuk kebutuhan tenaga medis, ia mengusulkan penambahan 3 dokter umum dan 9 perawat. Tony menyebutkan, saat ini RSUD Solsel memiliki 3 unit ventilator yang berfungsi dan 2 unit konsentrator oksigen "High Flow Nasal Cannula OH 60A". (*)

 

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

Andalas Santri's Camp di Padang Panjang Resmi Ditutup

Sabtu, 27 November 2021 | 14:15 WIB

Masjid di Padang Bakal Ramah Anak

Sabtu, 27 November 2021 | 07:37 WIB

Wako Fadly Amran Sampaikan Ranperda APBD 2022

Jumat, 26 November 2021 | 22:30 WIB
X