Puan Maharani Minta Pemerintah Tetapkan Kasus Gagal Ginjal Akut Anak Sebagai KLB, Tapi Ini Syaratnya

- Senin, 24 Oktober 2022 | 10:15 WIB
Puan Maharani Desak Pemerintah Tetapkan Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak Sebagai KLB (Foto: Geraldi/Man/dpr.go.id/mediusnews.com)
Puan Maharani Desak Pemerintah Tetapkan Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak Sebagai KLB (Foto: Geraldi/Man/dpr.go.id/mediusnews.com)

HARIANHALUAN.COM - Ketua DPR RI, Puan Maharani menyoroti tingginya angka kematian dalam kasus gagal ginjal akut pada anak. Data terbaru menunjukan ada 206 kasus gagal ginjal akut dan 99 anak diantaranya meninggal dunia.

Lantaran case fatality rate yang cukup tinggi, ia pun meminta pemerintah segera menetapkan kasus gagal ginjal akut ini sebagai kejadian luar biasa (KLB) apabila sudah memenuhi kriteria penetapan.

“Kasus gagal ginjal akut pada anak sudah cukup mengkhawatirkan. Kalau dari data-data yang ada sudah memenuhi syarat, segera tetapkan penyakit ini sebagai kejadian luar biasa atau KLB,” kata Puan, dalam keterangan persnya yang diterima Parlementaria, Jumat (21/10/2022).

Baca Juga: BPOM Rilis 133 Obat Aman, tapi Biang Gagal Ginjal Akut Belum Ditemukan Kok Bisa Sih

Kasus gagal ginjal akut pada anak ini menurut Puan, bagaikan puncak gunung es dan mengancam keselamatan anak-anak.

Dengan ditetapkannya kasus ini menjadi KLB, akan berpengaruh pada langkah penanganan dan pengobatan dalam mengatasi gagal ginjal akut, termasuk soal pembiayaan dan berbagai kemudahan lainnya.

Dengan meningkatnya status menjadi KLB, semua pemangku kebijakan akan memiliki kepedulian dalam penanganan penyakit ini.

“Dengan status KLB, setiap anak yang didiagnosa gagal ginjal akut, baik memiliki BPJS Kesehatan maupun tidak, harus ditanggung perawatan kesehatan dan pengobatannya hingga tuntas,” ungkap Puan.

Tanpa status KLB, dikhawatirkan banyak pasien kesulitan mengakses fasilitas pelayanan kesehatan lantaran tidak ada bantuan dana. Puan menilai, penetapan status KLB juga terkait dengan kesiapan rumah sakit rujukan bagi anak yang menderita penyakit ini.

“Kita harus memperhatikan bagaimana fasilitas kesehatan daerah tidak sama di setiap wilayah. Bagi daerah yang fasilitas kesehatannya belum memadai, diperlukan penanganan lanjutan ke tempat lain yang dapat menangani penyakit gagal ginjal akut pada anak,” pungkasnya.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: Suara.com

Tags

Terkini

Prakiraan Cuaca Sumbar, Jakarta dan Jabar Hari Ini

Kamis, 8 Desember 2022 | 07:00 WIB
X