Setelah Lebih dari 24 Jam, Kebakaran Gudang Pabrik Tripleks di Bandung Akhirnya Mulai Padam

- Rabu, 26 Oktober 2022 | 12:25 WIB
Ilustrasi kebakaran. Terjadi kebakaran di pabrik triplek Bandung, tepatnya di jalan Soekarno Hatta No. 501, pada Senin (24/10).   (IST)
Ilustrasi kebakaran. Terjadi kebakaran di pabrik triplek Bandung, tepatnya di jalan Soekarno Hatta No. 501, pada Senin (24/10). (IST)

Jakarta, HarianHaluan.com – Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan Gudang triplek di BandungInsiden itu berlokasi di di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (24/10/2022).

Kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan pada Senin, 24 Oktober 2022 pukul 20.35 WIB.

Setelah lebih dari 37 jam, kebakaran pabrik tripleks di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, mulai padam pada Rabu (26/10/2022) pagi.

Baca Juga: Kepolisian Pastikan Tak Ada Korban Jiwa dalam Insiden Kebakaran Jakarta Islamic Center

Seperti yang diketahui, sebelumnya petugas pemadam kebakaran sempat kesulitan memadamkan api.

Dikutip dari pemberitaan Detik.com, salah satu kendala yang dihadapi saat proses pemadaman api di gudang triplek tersebut adalah akses menuju bangunan yang terbakar terbatas. Hal itu mempersulit proses pemadaman.

"Karena akses untuk anggota pemadam ini tidak ada. Hanya satu pintu. Bangunan sebelah kanan dan kirinya merupakan benteng yang tertutup," kata Kepala Bidang Kesiapsiagaan Operasi Pemadaman dan Penyelamatan Diskar PB Kota Bandung, dikutip dari detikcom, Selasa (25/10/2022).

Terpisah, Sekretaris Diskar PB Kota Bandung Iwan Rusmawan mengatakan, dalam pemadaman ini, pihaknya membagi tiga tim atau tiga peleton dengan total 22 unit mobil pemadam kebakaran

Baca Juga: Kebakaran JIC Terjadi Saat Proses Renovasi Atap Masjid

Dilaporkan, hingga rabu pagi ini titik kebakaran sudah mulai mengecil.

“Perkembangan sementara, data kebakaran titik api semakin mengecil,"

Iwan mengaku sebelumnya petugas kesulitan memadamkan api karena di bagian dalam gudang banyak tumpukan kayu, ditambah angin kencang. Ia juga mengonfirmasi tak ada korban dalam musibah ini.

"Ini kan tumpukannya banyak banget. Di atas kayak yang udah selesai tapi di bawah ternyata masih menyala, ya kayak api unggun lah. Terus angin juga pengaruh," ucapnya.

Halaman:

Editor: Alfitra Akbar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X