Bukan Menakuti, Sri Mulyani Beberkan Tantangan Mengerikan Resesi 2023

- Senin, 31 Oktober 2022 | 12:23 WIB
Kemenkeu Sri Mulyani. (Dok/Kemenkeu.go.id)
Kemenkeu Sri Mulyani. (Dok/Kemenkeu.go.id)

HARIANHALUAN.COM - Menteri Keuangan Sri Mulayani Indrawati menyebut sejumlah tantangan yang dihadapi Indonesia tahun 2023 yang ditengarai akan membawa dunia masuk jurang resesi.

Tantangan tersebut mulai dari perubahan iklim, perubahan teknologi digital dan konstelasi geopolitik dunia.

Baca Juga: 2023 Resesi, Ini Pesan Khusus Ekonom untuk Masyarakat Menengah ke Bawah yang Punya Utang

“Ke depan kita akan menghadapi tantangan yang sekarang pun sudah terasa, climate change perubahan iklim yang akan sangat mempengaruhi keuangan negara dan perekonomian serta kesejahteraan rakyat,” kata Menkeu dalam sambutannya di Peringatan Hari Oeang (HORI) ke-76 di Jakarta, Senin, 31 Oktober 2022.

“Kita juga melihat teknologi digital yang berubah, konstelasi geopolitik dunia yang berubah harus direspon dengan tepat,” imbuhnya.

Baca Juga: Mendag Zulhas Klaim Resesi Bisa Jadi Berkah Indonesia, Lah Kok Bisa?

Sebelum dihadapkan tantangan 2023, kata Sri Mulyani, Indonesia dan dunia duji dengan pandemi Covid-19 dan tantangan resesi global. Demikian juga tantangan ekonomi di tahun 1997-1998 dan krisis global 2008-2009.

“Kita telah diuji dengan tantangan, yaitu gejolak keuangan tahun 1997-1998. Kita juga diuji dengan gejolak naik turunya harga komoditas. Kita diuji dengan gejolak krisis global tahun 2008-2009.

Sri Mulyani bersyukur bahwa perekonomian Indonesia pulih dengan cepat dan kuat setelah diterpa badai Covid-19. Itu bisa terwujud berkat kerja sama semua pihak sehingga mampu menjaga Indonesia dari tantangan pandemi.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MUI Jabar Ingatkan Gempa Cianjur Bukan Azab

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:25 WIB
X