Tak Ingin Berkoar Tanpa Kepastian, Athari dan Menteri PUPR Umumkan Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik

- Kamis, 3 November 2022 | 13:02 WIB
Anggota Komisi V DPR Athari Gauthi Ardi bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau kondisi kawasan Sitinjau Lauik, Sumbar.
Anggota Komisi V DPR Athari Gauthi Ardi bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau kondisi kawasan Sitinjau Lauik, Sumbar.

HARIANHALUAN.COM - Anggota Komisi V DPR Athari Gauthi Ardi bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono tinjau kondisi kawasan Sitinjau Lauik, Sumbar.

Melalui kunjungan tersebut akhirnya masyarakat Sumbar mendapat kepastian secara resmi dari pihak yang berwenang terhadap rencana pembangunan proyek strategis tersebut.

Baca Juga: Soal Wacana Revitalisasi Pasar Anggaran Rp400 Miliar di 2022, Athari: Gimana Kabar, Kok Belum Mulai?

Diketahui proyek infrastruktur merupakan dibawah Kementerian PUPR dan mitrnya Komisi V DPR RI. Saat ini satu-satunya anggota DPR RI Dapil Sumbar yaitu Athari Gauthi Ardi, oleh karena itu tadi siang srikandi Partai Amanat Nasional tersebut bersama menteri PUPR telah memberi pernyataan resmi terkait rencana pembangunan Flyover Sitinjau Lauik itu.

"Saya perlu memberikan penjelasan ke masyarakat, saat ini saya berbicara dalam rangka tugas, masih dalam reses. Sudah lebih 3 minggu saya di Sumbar, saya perlu menjelaskan beberapa hal tentang Flyover ini. Hal ini sudah lama saya dorong, jauh sebelum viral dan pemprov dulu juga sudah dorong. Sudah berkali-kali saya bicara agar membangun Flyover ini di Sitinjau, baik melalui Rapat Kerja di DPR RI maupun dengan rekan-rekan di PUPR karena hal ini adalah jalan penghubung ekonomi dan pariwisata," ujarnya kepada Harianhaluan.com.

Baca Juga: Athari Dampingi Menteri PUPR Basuki Kunjungi Sitinjau Lauik, Andre Rosiade: Berarti Bukan Hoaks

Athari menyampaikan rencana pembangunan flyover tersebut sudah lama dan ia concern, namun terkendala karena beberapa hal.

"Awalnya sudah ada rencana dan itu karena saya adalah satu-satunya dari Sumbar di Komisi V waktu itu dan ini jalan menuju kampung saya makanya saya sangat concern. Awalnya ada titik cerah, tapi karena keterbatasan anggaran dan ada pembangunan IKN akhirnya mental lagi," ujarnya.

Terkait ada yang berkoar-koar sebelum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang dalam pembangunan flyover Sitinjau tersebut. Athari menegaskan, bukan tipenya untuk berbicara kepada masyarakat sebelum ada kepastian.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Redaksi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X