Hanya 19 Unit Koperasi yang Sehat di Sumbar, 46 Cukup Sehat dan 2 dalam Pengawasan

- Jumat, 18 November 2022 | 10:40 WIB
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat menjadi Keynote Speaker dalam Rapat Koordinasi Satgas Pengawas Koperasi di Hotel Santika, Kamis, 17 November 2022.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat menjadi Keynote Speaker dalam Rapat Koordinasi Satgas Pengawas Koperasi di Hotel Santika, Kamis, 17 November 2022.

HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan, bahwa Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk berkoorperasi atau bekerjasama, dan berkolaborasi antara satu sama lain. Hadirnya kooperasi terinspirasi dari kerja jamaah. Amal jama'i dalam bahasa arabnya.

"Ketika dahulu Bung Hatta dipilih sebagai bapak koperasi, sejak itulah kooperasi di Sumatera Barat diharapkan akan terus berhasil," ujar Mahyeldi saat menjadi Keynote Speaker dalam Rapat Koordinasi Satgas Pengawas Koperasi di Hotel Santika, Kamis, 17 November 2022.

Baca Juga: Koperasi Sumbar Mampu Ciptakan 8.000 Lapangan Pekerjaan

Berdasarkan data yang ada, di tahun 2021 terdapat 4.048 unit Koperasi di Sumbar, 2.067 unit diantaranya tidak aktif.

Setelah itu, dilakukan Pemeriksaan Kesehatan khusus usaha simpan pinjam Koperasi. Hasilnya dari 519 unit koperasi, terdapat 114 unit Koperasi kategori sehat, 343 koperasi cukup sehat, 32 unit dalam pengawasan dan tidak ada dalam pengawasan khusus.

Baca Juga: Koperasi Pelabuhan Apresiasi Pengembangan Pelabuhan Penasahan

Sedangkan Pemeriksaan Koperasi melalui Pembiayaan APBD di tahun 2022 sebanyak 228 unit koperasi, dengan pembiayaan APBD Provinsi 68 unit koperasi dan APBN (Dekonsentrasi) yang bekerjasama dengan Kab/Kota sebanyak 160 unit Koperasi.

Pemeriksaan Kesehatan Koperasi melalui pembiayaan APBD Provinsi dengan target 63 unit telah terlaksana 68 unit (108 persen) yang keanggotaannya lintas kab/kota di Sumbar. Hasilnya terdapat 19 unit koperasi sehat, 46 unit koperasi cukup sehat, dalam pengawasan 2 unit, sedangkan dalam pengawasan khusus tidak ada.

Mahyeldi berharap, Badan Satgas Pengawas Koperasi mampu melakukan pengawasan terhadap setiap pengurus unit koperasi. Karena itulah tujuan dari tim pengawas tersebut dibentuk.

Mahyeldi juga menginstruksikan agar dilaksanakan RAT (Rapat Anggota Tahunan) sebagai bentuk evaluasi, setidaknya dua kali dalam setahun untuk memantau kinerja lembaga agar lebih baik lagi. Dia berharap ada inovasi baru yang akan memberantas kemiskinan di Wilayah Sumbar.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengurus IDI Sumbar Periode 2022-2025 Resmi Dilantik

Sabtu, 28 Januari 2023 | 21:02 WIB

Sumbar Masih Kekurangan Dokter, Ternyata Karena Ini

Sabtu, 28 Januari 2023 | 20:37 WIB
X