Kasus Gagal Ginjal Akut, Polri Tetapkan Empat Perusahan Obat sebagai Tersangka

- Jumat, 18 November 2022 | 17:59 WIB
Ilustrasi obat sirup (Freepik)
Ilustrasi obat sirup (Freepik)

HARIANHALUAN.COM - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkapkan, total sudah ada empat perusahaan yang menjadi tersangka di kasus gagal ginjal akut yang menewaskan ratusan anak di Indonesia.

Polri menetapkan dua perusahaan sebagai tersangka, yakni PT Afi Farma dan CV Chemical Samudera.

Sementara itu, perusahaan lainnya yang ditetapkan tersangka oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah PT Yarindo Farmatama dan PT Universal Pharmaceutical Industries.

Baca Juga: Kasus Bripka HK di Propam Sudah Titik Terang, soal Dipecat Tidak Hormat Ini Kata Pengacara Bhayangkari IS

"Gagal ginjal sementara korporasinya ya empat, tapi nanti kan ada yang kena administrasi," ujar Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto, dikutip dari kompas.com.

Pipit menjelaskan, pihaknya tidak keberatan BPOM juga ikut melakukan penetapan tersangka dalam kasus gagal ginjal ini.

Sebab, BPOM memiliki kewenangan untuk melakukan penyidikan. Apalagi, BPOM memiliki pejabat pegawai negeri sipil (PPNS) yang bisa melakukan penyidikan.

Baca Juga: Fokus Kerja untuk Masyarakat Bawah dan Daerah Terisolir, Berikut Rencana Prioritas Athari

"BPOM itu memang memiliki kewenangan melakukan penegakan hukum, penyidikan, PPNS-nya kan ada terkait dengan produsen-produsen. Karena kan memang tugas mereka melakukan pengawasan," tuturnya.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Tags

Terkini

X