Kursi PM Baru Malaysia Masih Kosong, Anwar Ibrahim Dipanggil ke Istana

- Rabu, 23 November 2022 | 14:21 WIB
Anwar Ibrahim usai bertemu dengan Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah/instagram @anwaribrahim_my
Anwar Ibrahim usai bertemu dengan Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah/instagram @anwaribrahim_my

HARIANHALUAN.COM – Kursi perdana menteri baru negeri jiran masih kosong. Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah akhirnya memanggil Anwar Ibrahim dan Muhyiddin Yassin untuk datang ke Istana Negara, Selasa, 22 November 2022. 

Hal itu terjadi, lantaran posisi perdana menteri baru masih belum terisi, kendati hasil pemilu sudah keluar tiga hari lalu. Pemimpin Oposisi, Anwar Ibrahim akhirnya menemui Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah. 

"Kami dipanggil raja dan saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan yang diberikan," kata Anwar Ibrahim usai bertemu Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah, seperti dikutip dari media Malaysia, The Vibes oleh HarianHaluan.com. 

Baca Juga: Nama Anwar Ibrahim Masuk Dalam Bursa Calon Perdana Menteri Malaysia Baru

Saat ditanya wartawan apakah akan menjadi perdana menteri ke-10, Anwar berkelakar masih ada lowongan dan mereka menerima lamaran. Lebih lanjut, Anwar juga menyebutkan Raja Malaysia ingin membentuk pemerintahan yang kuat, tangguh, dan inklusif. 

“Yang Mulia memulai dengan mengungkapkan keinginannya untuk membentuk pemerintahan yang kuat dan tangguh yang inklusif, memungkinkannya untuk fokus pada penyelesaian masalah rakyat dan menyadarkan ekonomi,” lanjut Anwar.

Melalui unggahan di akun instagram pribadinya @anwaribrahim_my, Anwar juga menyampaikan terima kasih kepada rakyat Malaysia, lantaran telah sabar menanti hasil keputusan yang akan menjadi perdana menteri baru.

“Terima kasih rakyat Malaysia yang terus sabar menanti. Saya tahu semua orang dan semua pihak cintakan negara ini dan mahukan yang terbaik,” tulisnya. 

Hasil pemilu menunjukkan partai yang dipimpin Anwar, Pekatan Harapan (PH), memperoleh kursi terbanyak yakni 82 kursi. Sementara pada urutan kedua, disusul oleh Perikatan Nasional (PN) yang dipimpin oleh Muhyiddin dengan 73 kursi. 

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: Nikkei Asia, The Vibes

Tags

Terkini

Tak Gentar! Qatar Tetap Larang LGBT dan Bir

Sabtu, 26 November 2022 | 14:08 WIB
X