Perluas Kawasan Reservat, Upaya Pemprov Sumbar Selamatkan Danau Singkarak

- Kamis, 24 November 2022 | 16:35 WIB
Rapat Penyelamatan Ikan Endemik Danau Singkarak bersama Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Desniarti, Kepala Kesbangpol, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Balitbang, serta beberapa jajaran Forkopimda terkait di Ruang Rapat Istana
Rapat Penyelamatan Ikan Endemik Danau Singkarak bersama Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Desniarti, Kepala Kesbangpol, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Balitbang, serta beberapa jajaran Forkopimda terkait di Ruang Rapat Istana

HARIANHALUAN.COM - Pemprov Sumbar terus berupaya melestarikan populasi ikan bilih yang merupakan ikan endemik di Danau Singkarak, yang jumlahnya semakin berkurang setiap tahunnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Desniarti mengungkapkan, keberadaan bagan atau jaring angkat menggunakan jala rapat merupakan faktor pemicu menurunnya populasi ikan bilih di danau singkarak.

Baca Juga: Capai 5 Jam, Titik Kemacetan di Kawasan Danau Singkarak Diperkirakan Sepanjang 15 Km

Desniarti melaporkan rekap data pemilik bagan dan jumlah bagan yang berada di Kabupaten Solok dan Tanah Datar berdasarkan hasil identifikasi dari Wali Nagari per tanggal 17 November 2022.

Terungkap pemilik bagan berjumlah sebanyak 206 orang sedangkan jumlah bagan sebanyak 317 unit.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Penyelamatan Ikan Endemik Danau Singkarak bersama Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Desniarti, Kepala Kesbangpol, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Balitbang, serta beberapa jajaran Forkopimda terkait di Ruang Rapat Istana Gubernuran, Selasa, 22 November 2022.

Baca Juga: Lindungi Danau Singkarak, KPK Gandeng Pemkab Solok dan Kementerian Agraria

Kepala DKP Sumbar Desniarti, menyebut, pemilik bagan pada umumnya merupakan masyarakat setempat salingka danau singkarak dan bukan investor dari luar Kabupaten/kota.

"Bagan dioperasikan pada malam hari dengan 4 kali panen dalam semalam dengan hasil panen ikan Bilih 50-80 Kilogram per unit bagan. Jika Bagan beroperasi sebanyak 317 unit maka hasil panennya 15.850 – 25.360 kilogram per hari," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kapolda Sumbar Launching ETLE Camera Mobile Hand Held

Jumat, 2 Desember 2022 | 05:15 WIB
X