Singapura dan 3 Negara Asia Tenggara Siap Daftarkan Kebaya ke UNESCO, Bagaimana Nasib Indonesia

- Kamis, 24 November 2022 | 20:16 WIB
Singapura dan 3 Negara Asia Tenggara Siap Daftarkan Kebaya ke UNESCO, Bagaimana Nasib Indonesia   (Kemlu.go.id)
Singapura dan 3 Negara Asia Tenggara Siap Daftarkan Kebaya ke UNESCO, Bagaimana Nasib Indonesia (Kemlu.go.id)

HARIANHALUAN.COM - Singapura akan mendaftarkan kebaya sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO dengan Brunei Darussalam, Malaysia dan Thailand. Hal itu baru diungkapkan oleh National Heritage Board atau Dewan Warisan Nasional Singapura pada Rabu 23 November 2022.

Dewan itu mengatakan dengan mendaftarkan kebaya akan menjadi nominasi multinasional pertama Singapura untuk Daftar Perwakilan Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO, dan diharapkan akan diserahkan pada Maret 2023.

Menurut CEO NHB, Chang Hwee Nee, kebaya adalah pakaian tradisional wanita yang populer di beberapa negara. Oleh karena itu, dia meyakini melalui tahapan-tahapan tersebut, kebaya dapat merepresentasikan dan mempromosikan pemahaman lintas budaya yang akan terus diproduksi dan dipraktekkan secara aktif oleh banyak komunitas di Asia Tenggara.

Baca Juga: Megawati Soekarnoputri Ucapkan Selamat ke Anwar Ibrahim jadi Perdana Menteri Malaysia, Begini Kata-katanya

"Kebaya telah dan terus menjadi aspek sentral dari representasi dan tampilan warisan budaya dan identitas Melayu, Peranakan dan komunitas lain di Singapura, dan bagian integral dari warisan kita. Sebagai kota pelabuhan multikultural dengan koneksi lintas Asia Tenggara dan dunia," Chang Hwee Nee, dikutip Harianhaluan.com dalam laman The Straits Times, Kamis 24 November 2022.

Dia menambahkan pendaftarannya berbentuk multikulturalisme. Malaysia juga mengusulkan dan mengkoordinasikan nominasi multinasional dan gagasan yang akan dibahas di rangkaian rapat kerja di antara sejumlah negara pada 2022.

Brunei Darussalam, Malaysia, dan Thailand juga akan bekerja sama dalam nominasi tersebut. Mereka akan menerima negara lain agar dapat bergabung ke dalam nominasi tersebut.

Baca Juga: Terlarang! Ini 7 Kebiasan yang Bisa Bikin Gebetan Menjauh Ujungnya Bikin Nyesel

Dari Agustus hingga Oktober, NHB mengadakan enam kelompok dengan 48 peserta untuk mengumpulkan umpan balik tentang penawaran. Ini termasuk praktisi budaya, perwakilan dari asosiasi budaya, dan peneliti yang terlibat dalam pembuatan dan pemakaian kebaya.

Halaman:

Editor: Amal Nur Ngazis

Sumber: The Straits Times

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Daftar Akun Whatsapp GB dengan Nomor Lama

Sabtu, 3 Desember 2022 | 22:01 WIB

Tak Hanya Garut, Gempa Juga Guncang Cilacap Malam Ini

Sabtu, 3 Desember 2022 | 21:33 WIB

Begini Kondisi Warga Garut Usai Diguncang Gempa

Sabtu, 3 Desember 2022 | 19:40 WIB
X