Imbauan PLN UP3 Bukittinggi ke Masyarakat: Ada Potensi Bahaya Listrik, Lapor ke PLN Mobile

- Jumat, 25 November 2022 | 14:29 WIB
Forum K2, yang dilaksanakan Kamis, 24 November 2022 di Gedung Ibnu Rusyd UIN Sjech M Djamil Djambek.
Forum K2, yang dilaksanakan Kamis, 24 November 2022 di Gedung Ibnu Rusyd UIN Sjech M Djamil Djambek.

HARIANHALUAN.COM - PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bukittinggi mengajak akademisi dan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi berpartisipasi dalam penyebarluasan edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) kepada masyarakat.

Ide ini mengemuka lewat Forum K2, yang dilaksanakan Kamis, 24 November 2022 di Gedung Ibnu Rusyd UIN Sjech M Djamil Djambek.

Baca Juga: YBM PLN Gandeng Pemprov Sumbar Salurkan 200 Kg Rendang untuk Korban Gempa Cianjur

Manager UP3 Bukittinggi, Zulhamdi mengatakan, K2 adalah segala upaya atau langkah untuk pemenuhan standarisasi peralatan pemanfaat tenaga listrik, pengamanan instalasi tenaga listrik, dan pengamanan pemanfaat tenaga listrik untuk mewujudkan kondisi andal dan aman bagi instalasi, manusia, makhluk hidup lainnya, serta ramah lingkungan.

Dengan memperhatikan K2, terang Zulhamdi, masyarakat dapat terhindar dari kecelakaan kelistrikan, luka bakar ringan hingga berat, korsleting, pemadaman yang tidak diinginkan, dan lain sebagainya. Bahaya listrik ekstrem bahkan dapat menyebabkan kematian.

Baca Juga: PLN Berhasil Pulihkan Listrik Terdampak Gempa Cianjur, Pasokan ke 326.028 Pelanggan Kembali Normal

‘’K2 erat kaitannya dengan perlengkapan dan aktivitas sehari-hari masyarakat. Dengan bersama-sama mengedukasi masyarakat tentang pentingnya K2, kita sudah berperan untuk bersama-sama melindungi masyarakat,’’ lanjutnya.

Bersama ratusan mahasiswa dan puluhan akademisi di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, TimK3L UP3 Bukittinggi sampaikan perihal bahaya kelistrikan dan kiat-kiat untuk menghindarinya. Disampaikan Pejabat Pelaksana K3L dan Kam UP3 Bukittinggi Rahmat Fauzi, arus atau tegangan listrik itu tidak tampak, tidak berbau, tidak berbunyi, tetapi dapat dirasakan dan dapat menyebabkan kebakaran bahkan hingga kematian jika tidak dijaga.

Masyarakat dapat menghindari kebakaran hingga kematian tersebut diantaranya dengan; menjaga jarak aman dengan jaringan listrik saat beraktivitas yaitu minimal 3 hingga 6 meter, tidak mengutak-atik sendiri perangkat listrik dan istalasi kelistrikan, menghidari gardu listrik dan tidak beraktivitas ke ke dalam gardu, menghindari penggunaan stop kontak yang menumpuk, menghindari pemakaian kabel yang telah terkelupas, dan hindari menyentuh perlengkapan listrik saat tangan atau tubuh dalam keadaan basah.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

6 Mitos Tentang Gunung Kerinci yang Wajib Kamu Tahu

Selasa, 6 Desember 2022 | 21:57 WIB
X