Kendalikan Inflasi, Menko Airlangga Pantau Harga dan Pasokan Komoditas Pangan Pokok di Kalbar

- Jumat, 25 November 2022 | 21:08 WIB
Airlangga Hartarto menyempatkan diri untuk langsung melakukan  pemantauan tingkat harga dan ketersediaan pasokan sejumlah komoditas pangan pokok di  Pasar Flamboyan, Kota Pontianak, Jumat (25/11).
Airlangga Hartarto menyempatkan diri untuk langsung melakukan pemantauan tingkat harga dan ketersediaan pasokan sejumlah komoditas pangan pokok di Pasar Flamboyan, Kota Pontianak, Jumat (25/11).

HARIANHALUAN.COM - Jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Pemerintah terus berupaya menjaga keterjangkauan harga serta ketersediaan pasokan pangan pokok untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan permintaan. 

Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan harga dan pasokan komoditas pangan pokok, termasuk di pasar-pasar tradisional.

Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Pontianak terkait Pertemuan Tingkat Menteri dalam forum BIMP-EAGA dan Rapat Koordinasi TPIP-TPID, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyempatkan diri untuk langsung melakukan pemantauan tingkat harga dan ketersediaan pasokan sejumlah komoditas pangan pokok di Pasar Flamboyan, Kota Pontianak, Jumat (25/11). 

Baca Juga: Ekonomi Digital yang Inklusif Mampu jadi Tulang Punggung Perekonomian Indonesia

“Saya didampingi oleh Pak Wagub dan Pak Walikota serta dari Bank Mandiri, Bank Kalbar, BSI, BNI, dan satu lagi BRI. Tujuan kunjungan ke pasar ini karena kita akan mengadakan rapat dengan Tim Pengendali Inflasi Pusat dan Tim Pengendali Inflasi Daerah terutama untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua,” ungkap Menko Airlangga. 

Lebih lanjut, Menko Airlangga juga melakukan dialog bersama sejumlah pedagang guna mengetahui seputar harga dan pasokan komoditas yang dimiliki. Terungkap dalam dialog tersebut, harga sejumlah komoditas mulai dari bawang merah, bawang putih, beras, minyak goreng, dan ayam hingga telur di Pasar Flamboyan masih cukup stabil. Selain itu, menurut penuturan sejumlah pedagang, pasokan komoditas tersebut juga dinilai masih mencukupi hingga saat ini. 

Baca Juga: Dinamika KIB Kian Panas, Ray Rangkuti: Figurnya Sudah Ada, Tak Perlu Terburu-buru

Pasar Flamboyan merupakan salah satu pasar induk di Kota Pontianak yang telah berdiri sejak tahun 1989. Pasar yang dibangun pada lahan seluas 17.133 meter persegi tersebut memiliki kapasitas pedagang sebanyak 53 ruko, 203 kios, dan 1.563 los. Beragamnya pilihan pedagang tersebut menjadikan Pasar Flamboyan sebagai salah satu pasar tradisional tujuan utama masyarakat Pontianak.

“Tentu kita melihat bahwa Kalbar relatif baik inflasinya meskipun sedikit diatas nasional. Kalbar ini kira-kira 6% jadi kita berharap nanti bisa terus diturunkan dengan ketersediaan pasokan yang aman dan harga yang terjangkau,” ujar Menko Airlangga. 

Halaman:

Editor: Jefrimon

Tags

Terkini

Yuk Intip Makna Dibalik Logo ASEAN Indonesia 2023

Sabtu, 4 Februari 2023 | 08:52 WIB

Siap-siap! Kereta Api Trans Sulawesi Segera Beroperasi

Selasa, 31 Januari 2023 | 10:58 WIB
X