Tangkal Penyebaran Rabies dari Gigitan Anjing Liar di Bukittinggi, Dinas Terkait Siapkan Langkah Preventif

- Rabu, 30 November 2022 | 11:02 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Maraknya kasus gigitan anjing liar di Kota Bukittinggi membuat Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggj siapkan langkah preventif.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bukittinggi, Melwizardi mengatakan, dalam antisipasi kasus penularan rabies dari anjing liar tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan tenaga kesehatan baik di rumah sakit, Puskesmas maupun tenaga kesehatan hewan

"Pihak rumah sakit telah berkoordinasi dengan dinas pertanian dan pangan dg memberikan data lengkap korban gigitan anjing tersebut," ucapnya, Selasa 29 November 2022.

Sejauh ini, Melwizardi menyebutkan, sudah terdapat lima korban dari merebaknya kasus gigitan anjing liar tersebut.

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Ruko 2 Lantai di Bukittinggi, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

"Semuanya sudah ditangani tenaga medis, ada tiga korban di Bukittinggi dan dua lainnya ditangani di wilayah masing-masing. Satu korban asal kinali dan satunya dari Kecamatan Baso, Kabupaten Agam," tuturnya.

Dalam penanganan kasus penyebaran rabies, Kadis Pertanian dan Pangan Bukittinggi mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan antisipasi sejak April 2022 lalu.

"Dalam hal ini dinas pertanian telah melaksanakan vaksin rabies bagi anjing peliharaan dan anjing liar pada bulan april 2022 di 3 kecamatan," kata Melwizardi.

Untuk meminimalisir kasus serupa, Dinas Pertanian dan Pangan Bukittinggi telah memasang perangkap untuk anjing liar di beberapa titik.

Selain itu, kedepannya akan dimaksimalkan kembali pemberian vaksin terhadap anjing-anjing peliharaan yang ada di Kota Bukittinggi.

Langkah antisipasi juga dilakukan dalam imbauan-imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

"Dalam waktu dekat, kita akan mengedarkan himbauan tentang kewaspadaan masyarakat terhadap anjing liar dan penambahan vaksin rabies di beberapa kelurahan," ujarnya.

Melwizardi mengatakan, jika masyarakat menemukan kecurigaan terhadap anjing liar dapat segera melaporkan ke kelurahan, dinas terkait maupun tenaga kesehatan hewan.

"Kami juga menghimbau masyarakat agar segera melaporkan ke kelurahan atau dinas kalau ada kecurigaan tentang anjing liar, apalagi diindikasikan anjing gila di kawasan masing-masing," katanya menutup. (*)

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X