Dewan Da’wah Sumbar Gelar Pelatihan Da’i

- Kamis, 1 Desember 2022 | 00:22 WIB
Dewan Da’wah Sumbar gelar Pelatihan Da’i.
Dewan Da’wah Sumbar gelar Pelatihan Da’i.

HARIANHALUAN.COM - Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menggelar pelatihan Pelatihan Da’i yang berasal dari berbagai daerah, termasuk beberapa Kecamatan di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Pelatihan Da’i Dewan Da’wah tersebut berlangsung selama empat hari dan  resmi ditutup oleh Ketua Dewan Da’wah Sumbar Prof. Yaswirman, Ahad (27/11/2022), di Aula Yayasan Budi Mulia, Kota Padang.

Yaswirman menegaskan bahwa da’i adalah tulang punggung dakwah. Mereka manusia shalih yang berusaha sekuat tenaga mengemban amanah menyampaikan pesan Allah SWT ke seluruh manusia dengan potensi yang mereka miliki. Ada saatnya para juru dakwah ini mengalami kondisi yang melelahkan, mungkin juga perasaan yang berat karena tantangan dakwah kadang jauh lebih besar dan cepat dibandingkan kekuatan da’i itu sendiri.

Baca Juga: BBI Kota Pariaman Jadi Pusat Edukasi dan Pelatihan Budidaya Ikan

“Semua potensi ummat perlu disinergikan memperkuat da’i di lapangan dakwah”, ujar Yaswirman

Sementara itu, Ketua Bidang Da’wah dan Penempatan Da’i Dewan Da’wah Pusat Ahmad Misbahul Anam menegaskan bahwa keberadaan juru dakwah sangat penting di masyarakat sebagai pasak kehidupan. Ini tergambar dalam firman Allah SWT dalam Q.S. Al-Anfaal ayat 33, yang artinya : “Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu (hai Muhammad) berada di antara mereka, dan Allah tidak akan mengazab mereka sedang (mereka) senantiasa beristighfar (meminta ampun kepada Allah)”.

“Menjadi satu pemahaman bahwa peran juru dakwah itu menstabilkan kehidupan agar kemaksiatan yang akan merusak sendiri kehidupan bisa diminimalisir dan syukur bisa dihilangkan. Serta menyebarkan kebaikan sampai betul-betul dapat terlaksana dengan baik”, kata Ahmad Misbahul Anam.

Baca Juga: Raker Dewan Da'wah Sumbar, Dr Adian Husaini: Sinergikan Tiga Warisan Buya Natsir

Sementara itu, Ketua Panitia Pelatihan Da’i Anisral didampingi Sekretaris Panitia Afdhal, melaporkan bahwa peserta pelatihan da’i berasal dari Sawahlunto, Tanah Datar, Payakumbuh, Dharmasraya, Kota Solok, Pasaman Barat, Padang Panjang, Bukittinggi, Agam, Pasaman, Lunang (Pessel), Sipora (Mentawai), Siberut Selatan (Mentawai), Sikakap (Mentawai), Siberut Barat Daya (Mentawai), Solok Selatan, dan Kota Padang.

“Terimakasih atas dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumbar, Yarsi Sumbar, Kanwil Kemenag Sumbar, Laznas Dewan Da’wah, dan tokoh da’wah di Sumbar”, ujar Anisral.

Pada sesi penutupan acara yang diselenggarakan sejak 25 s.d 27 November 2022, seorang Da’i dari Lunang Silaut, Ustadz Mughni Ismail, menyampaikan harapannya.

“Kami itu juru dakwah, berharap ada kesempatan untuk ber-Haji atau Umrah. Ini penting, karena begitulah masyarakat merespon juru dakwah”, kata da’i ini secara terus terang.

Ustadz Mughni Ismail merupakan putra asal Lamongan. Ikut program dakwah transmigran di kawasan Lunang, Pesisir Selatan. Sudah 40 tahunan Ustadz Mughni berada di lapangan dakwah mendampingi warga di kawasan Lunang dan sekitarnya. (*)

Editor: Dodi Caniago

Tags

Terkini

X