Mengenal Sosok Elizabeth Taylor, Aktris Pemenang Oscar yang Mendedikasikan Hidupnya untuk HIV AIDS

- Kamis, 1 Desember 2022 | 13:15 WIB
Elizabeth Taylor (New York Post)
Elizabeth Taylor (New York Post)

HARIANHALUAN.COM - Akses masyarakat Indonesia terhadap pengobatan AIDS masih belum dapat dikatakan maksimal, kendala datang dari berbagai sisi, selain status sosial yang sulit menjangkau bangku lembaga kesehatan, kultur masyarakat juga menjadi penyebab ketidakmerataan penanganan.

Kasus di lapangan menunjukan dari lima juta lebih ibu hamil, hanya dua sekitar dua juta saja yang melakukan skrining HIV, hal ini terjadi karena penyakit tersebut masih dijadikan sebagai aib, sehingga masih banyak yang enggan melakukan skrining pada dirinya, hal itu membuat identifikasi pengidap HIV masih sangat sulit.

"Kalau ditanya kamu kena HIV dari mana ?, pertanyaan itu sangat berat untuk dijawab, beberapa kasus menimbulkan pertengkaran di dalam keluaga, ujung-ujungnya ibu dan anak tidak dapat memperoleh akses pengobatan gara-gara permasalahan seperti itu" kata Imran Pambudi bersama Kemenkes, saat konferensi pers daring dalam rangka hari AIDS sedunia pada 29 November 2022 lalu.

Di berbagai belahan dunia, ada banyak orang yang mendedikasikan empatinya pada AIDS, salah satunya adalah Elizabeth Taylor, dilansir HaluanHarian.com dari thtayloraidsfondation.org, Aktris yang pernah memenangkan dua kali penghargaan Oscar tersebut pernah memimpin penggalangan dana untuk hidup pada 1985 dalam rangka gerakan untuk membantu penderita AIDS di Los Angeles, disaat bersamaan justru, sahabatnya Rock Hudson meninggal karena AIDS.

Baca Juga: Pemerintah Amerika Geber Tes HIV di Hari AIDS 2022, Begini Hasilnya

Tahun 1985 juga menjadi tahun dimana Taylor ikut serta mendirikan The Fondation for AIDS Research (amfAR), sebagai upaya mengakhiri epidemi tersebut, melobi Reagan yang pada saat itu menjabata sebagai Presiden Amerika beserta kongres untuk menyelesaikan krisis tersebut.

The Elizabeth Taylor AIDS Fondation (ETAF), didirikan oleh dirinya sendiri pada tahun 1991, sebagai wadah untuk perawatan langsung terhadap pasien penderita HIV dan AIDS, keseriusan pemeran film Cleopatra tersebut benar-benar nyata dalam menangani AIDS.

Dikutip HarianHaluan.com dari vanityfair.com, aktris besar abad 20 itu, marah besar ketika Mandelson memberi tahunya bahwa temannya meninggal karena AIDS, kemudian menyuruhnya menelfon manajer bisnisnya, dan mendapati biaya proses penguburan baru dapat diproses pada hari senin, sambil melempar sikat yang dia gunakan di meja kamar mandi.

"Kami tidak akan menunggu sampai hari Senin. Kami akan melakukannya sekarang. Dapatkan dia di telepon lagi. Saya ingin berbicara dengannya. Tidak ada anak ibu yang akan berbaring di atas lempengan yang dingin dan keras untuk akhir pekan ketika saya bisa melakukan sesuatu untuk menghentikannya" ujarnya keras.

Halaman:

Editor: Nick Ade

Sumber: thtayloraidsfondation.org, vanityfair.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X