Pelatihan Sapta Pesona Pemilik Warung Objek Wisata Religi Pondok Mengaji Az-Zikr di Nagari Ketaping

- Jumat, 2 Desember 2022 | 11:15 WIB
Pelatihan Sapta Pesona Pemilik Warung Objek Wisata Religi Pondok Mengaji Az-Zikr di Nagari Ketaping (IST)
Pelatihan Sapta Pesona Pemilik Warung Objek Wisata Religi Pondok Mengaji Az-Zikr di Nagari Ketaping (IST)

 

 Dr. Ir. Haryani, MTP, Rini Asmariati, S.T, M.T, Mahasiswa: Sindy Kanaya, Togu Alif M. Lubis

HARIANHALUAN.COM - Perkembangan suatu objek wisata dapat dilihat dari kualitas layanan. Kualitas pelayanan (service quality) dapat dilihat dari penilaian pelanggan (pengunjung) yang diterima dari penyedia jasa dalam hal ini adalah pemilik warung-warung yang banyak tumbuh dan berkembang disekitar objek wisata baru yaitu Objek Wisata Religi Pondok Mengaji Az- Zikr di Nagari Ketaping.

Diawali berdirinya pondok mengaji pada tahun 2018 kemudian berkembang menjadi objek wisata baru yaitu Objek Wisata Religi, maka tumbuh dan berkembanglah beberapa warung makan (4 buah) disepanjang pantai Nagari Ketaping, kini semakin banyak tumbuh dan berkembang tempat kuliner berbahan dasar ikan. Ada 3 warung nasi dan lebih kurang 20 warung minuman dan makanan ringan ada di sepanjang pantai Ketaping. Mereka menempati pondok-pondok seadanya untuk berdagang dan dilengkapi dengan gazebo untuk tempat makan dan duduk-duduk pengunjung. Begitupun makanan selingan (cemilan) khas Ketaping seperti ‘bika’, ‘pensi’,‘rakik maco’, ‘rakik udang’, ‘rakik cumi’ dan ‘sala lauak’ banyak dijual oleh istri-istri dan anak-anak nelayan di sepanjang obyek wisata pantai Ketaping (Haryani, 2018,2019,2021, 2022).

Pasca pengembangan wisata religi Pondok Mengaji Az-Zikr akhir Desember 2021 tentunya berdampak pada aspek ekonomi masyarakat sekitar objek, sosial budaya dan lingkungan pondok mengaji. Tak dapat dipungkiri pengembangan objek wisata baru ini memacu peningkatan pengetahuan dan pengalaman keagamaan, peningkatan taraf kehidupan masyarakat, tingkat kesejahteraan masyarakat, kesempatan kerja dan pendapatan masyarakat.

Baca Juga: Kisah Dibalik Lagu December. Berikut Lirik Dan Terjemahan Lagu December dari Neck Deep

Hasil penelitian Haryani (2018,2019,2021, 2022) dengan adanya pembangunan objek wisata religi yang berbasis mitigasi bencana di Nagari Ketaping ini secara tidak langsung menambah satu objek religi baru di Kabupaten Padang Pariaman dan merupakan alternatif destinasi baru yang dapat dikunjungi baik dalam maupun luar daerah. Secara ekonomi dampak belum dirasakan secara langsung oleh daerah, tetapi dapat dirasakan secara langsung manfaat ekonomi oleh masyarakat lokal disekitar pantai Ketaping.

Agar objek wisata religi ini terus berkembang maka dilakukan evaluasi terhadap kualitas layanan pemilik warung, yaitu evaluasi terhadap pelayanan pemilik warung yang diberikan kepada pengunjung. Kualitas pelayanan sebagai bentuk penilaian pengunjung terhadap tingkat layanan yang diterima (perceived service) dengan tingkat layanan yang diharapkan (expected service).

Ada dua faktor utama yang mempengaruhi kualitas layanan yaitu, layanan yang diharapkan (expected service) dan layanan yang diterima (perceived service). Harapan pengunjung diyakini berperan dalam menentukan kualitas layanan dan kepuasaan pengunjung.

Bentuk kualitas pelayanan adalah sebagai berikut:

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Artikel Bebas

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Brian Putra Bastara Angkat Bicara Perihal UMP Sumbar

Jumat, 27 Januari 2023 | 10:22 WIB

IJP Bantu Bedah Rumah Warga di Marabau Pariaman 

Kamis, 26 Januari 2023 | 19:28 WIB

Tahun 2022, Bank Nagari Bertabur Prestasi

Kamis, 26 Januari 2023 | 18:55 WIB

Kota Pariaman Catatkan Nol Kasus LSD pada Ternak Sapi

Kamis, 26 Januari 2023 | 17:55 WIB
X