Anggota Komisi IV DPRD Sumbar Evi Yandri Geram Marak Perilaku Menyimpang Generasi Muda, Minta PT Lakukan Ini

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 21:53 WIB
Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman saat acara Diseminasi Hasil Kelitbangan dengan tema Dynamic Governance dalam Pengembangan Kapasitas Kelembagaan dan Perangkat Daerah di Padang, Sabtu, 3 Desember 2022.
Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman saat acara Diseminasi Hasil Kelitbangan dengan tema Dynamic Governance dalam Pengembangan Kapasitas Kelembagaan dan Perangkat Daerah di Padang, Sabtu, 3 Desember 2022.

HARIANHALUAN.COM - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman memastikan tidak tinggal diam terkait maraknya perilaku menyimpang yang dilakukan di kalangan remaja di daerah itu beberapa waktu belakangan ini.

Tingginya perilaku penyimpangan itu terungkap melalui acara Diseminasi Hasil Kelitbangan dengan tema Dynamic Governance dalam Pengembangan Kapasitas Kelembagaan dan Perangkat Daerah di Padang, Sabtu, 3 Desember 2022.

Baca Juga: Cegah Perilaku Menyimpang, Puluhan Pemuda Sitombol Pasaman Ikuti Pelatihan Keterampilan

Evi Yandri mengungkapkan sejak 2018 sangat banyak penyimpangan terjadi yang tidak sesuai dengan Adat Basandi Syarak - Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

"Saya selalu bertemu dengan masyarakat yang tinggal di Kota Padang dan selalu mengikuti permasalahan sosial di masyarakat. Tentu itu (penyimpangan, red) ada penyebabnya kenapa bisa terjadi," ujar Evi Yandri.

Baca Juga: Awas! Penggunaan Internet yang Salah Picu Munculnya Perilaku Menyimpang

Evi Yandri menambahkan, kasus LGBT di Sumbar tertinggi secara nasional pada tahun 2018. Tak hanya itu, tawuran juga terjadi setiap Minggu yang dilakukan oleh anak-anak belasan tahun.

"Kemudian kekerasan anak di bawah umur juga tertinggi. Bahkan dibandingkan dari empat tahun lalu naiknya sampai empat kali lipat. Jika dulu hanya puluhan sekarang sudah di atas 300-an," ucap Sekretaris DPD Gerindra Sumbar itu.

Selain itu, kata Evi Yandri, juga terjadi seks bebas dan narkoba. Rata-rata nasional hanya 1,2 persen, sementara kasus narkoba di Sumbar 1,3 persen. Angka terakhir 60 ribu di tahun 2019.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X